Judul : Magical Seira: Seira and the Destined Farewell
Seri : Magical Seira #3
Penulis : Sitta Karina
Penerbitan : Buah Hati, Oktober 2013
Tebal : 330 hlm
ISBN : 9786027652477
Harga : Rp 66.000 (140114)
110214 until 150214
Seira memiliki tekad untuk menutup gerbang dimensi selamanya. Untuk ini ia membutuhkan bantuan kesatria Aswatthaya terakhir, Rey. Namun, ada kejadian kelam di masa lalu yang membuat sikap Rey kini jadi tidak bersahabat. Sesuatu yang melibatkan Seth, Iolanthe, juga musuh besar mereka, Ashram.
Ketika pertempuran yang menentukan akhirnya pecah, Seira menyadari sebuah pengorbanan besar harus dibuat. Dan mungkin, ini saatnya ia mengucapkan selamat tinggal kepada orang yang sangat dicintainya.
'With love' tidak ditujukan untuk kebanyakan orang yang begitu saja lalu-lalang dalam hidup kita; itu adalah penutup untuk seseorang yang spesial. - hlm 39.
Serial Seira balik lagi nih! Awalnya kukira yang Magical Seira #2 itu udah beres, eh ternyata belum u,u. Capek deh fyuuh. Kenapa? Karena aku gabegitu suka seri ini, maunya sih gausah lanjutin, tapi covernya selalu muncul di tokbuk, jadi tergoda deh. :D Mari berharap ini tidak seboring buku kedua.
Aku belum baca Magical Seira #2.5-nya soalnya aku gatau kalo itu termasuk dalam serinya. Mungkin bakalan aku baca, mungkin engga. Sayangnya, buku itu cukup berperan banyak terhadap buku ketiga ini. Agak kecewa karena setahuku kalo gak baca yang novel 2.5 itu gapapa, eh malah jadinya nyambung-_-
Menceritakan kehidupan Seira dengan negri Madriva. Jadi dulu, di buku 1, Seth pernah meminta lagu Serenity nya Seira kan? Nah lagu itulah yang membuka gerbang dimensi antara Madriva dan Kaia (Bumi). Di Kaia sendiri, semenjak gerbang dimensi terbuka, menyebabkan beberapa jiwa di Madriva terlahir kembali di jiwa seseorang di Kaia. Seperti Seth yang menunggangi tubuh Abel, dan beberapa kali bertukar jiwa.
Sayangnya, ada beberapa tanaman Madriva, yang tak terlihat bagi manusia Bumi, yang perlahan-lahan jika dibiarkan akan mengambil jiwa seseorang. Oleh karena itu, Seira dibantu Abel, Lornac Megara (Kakek Ghani), Pak Hari, dll, berusaha untuk membasmi padmira (nama tanamannya) dan stora. (bener gak sih?) Jadi agar tidak ada lagi orang-orang Madriva nakal yang membawa tanaman, atau apapun yang membahayakan, Seira berusaha menutup gerbang dimensi selamanya.
Tetapi itu pun tidak mudah. Masalahnya, hanya sedikit cara menutup gerbang dimensi. Salah satunya, kunci es yang diciptakan oleh ksatria es, Rey. Namun, Rey sendiri tidak tampak dimanapun. Hingga saat Rey ditemukan lahir di sebuah jiwa, tetap saja Rey dan Seth selalu bertengkar. Sebabnya, karena sebuah sebab yang membuat mereka menjadi musuh seumur hidup.
Apalagi, Ashram, itu berusaha mengambil alih Kaia, sehingga tanah-tanah kering dan dehidrasi di Madriva bisa teratasi dengan mengambil mineral Bumi. Dan Ashram tidak akan berhenti. Sayangnya, ketika pertempuran tidak dapat dihindarkan, Seira harus kehilangan seseorang yang ia cintai.
Malam penentuan? Baik Seira maupun Abel sama-sama tahu bahwa itu bukan undangan untuk bersukacita. Malam itu memang akan menjadi penentu siapa yang menang maupun kalah. Kebaikan atau kejahatan - hlm 212




