Artrevoir. \\ Follow // Dashboard \\
Showing posts with label family. Show all posts
Showing posts with label family. Show all posts

Friday, March 14, 2014

De Buron - Maria Jaclyn



Judul : De Buron
Penulis : Maria Jaclyn 
Penerbitan : Gramedia Pustaka Utama, September 2005
Tebal : 256 hlm
ISBN : 9789792283457
Harga : 

020314 until 030314



Cowok itu...
Hm...
Dia ditaksir sahabat Kimly gila-gilaan
Dia suka nyanyi lagu apa aja
Dia doyan banget makan pisang 
Dia tidur sekamar dengan Kimly
Dia tahu sesuatu tentang Kimly yang selama ini selalu disembunyikan cewek itu dari semua orang...

Tapi...
Dia juga buronan yang lagi diincar polisi! 


Ditya adalah buronan yang diincar polisi karena dituduh membunuh bos ayahnya. Ia berlari kesana kemari untuk mencari tempat pelarian, dan berakhir pada perumahan mewah di Jakarta. Ia hanya berharap, tempat ini mampu menampungnya sementara waktu, hingga nama dia dapat dibersihkan. 

Kimly adalah pacar Nino, cowok brengsek (malaikat bagi Kimly) yang hobi gonta-ganti pacar. Tapi si Kimly nih tetep keukeuh Nino itu cowok baik dan perhatian. Padahal sahabat-sahabat Kimly udah mewanti-wanti Kimly agar tidak jatuh terlalu jauh. 

Pulang sekolah, Kimly tersentak kaget dengan kedatangan seorang yang asing. Dia udah kotor, kurus, pokoknya gembel bangetlah. Baru saat ia akan berteriak karena ia mengenali wajah itu--wajah sang buronan ganteng yang diumbar-umbar sahabat Kimly tadi di sekolah--dari koran, Ditya segera membungkam Kimly.
Setelah negosiasi alot dengan Kimly, Ditya akhirnya diperbolehkan nginep sebentar disana. Tapi karena Kimly ketakutan Ditya bakalan ngapa-ngapain Kimly (secara dia pernah membunuh seseorang), Kimly menyuruh Ditya tidur di kamar mandi Kimly. Ia menggembok kamar mandi itu, memegang kuncinya baik-baik agar tidak pernah terlepas dari tangannya. 

Behari-hari mereka jalani bersama dalam satu kamar itu, Ditya pun jadi tau seluk-beluk kehidupan Kimly. Setelah agak lama, mereka akhirnya terbuka. Ditya jadi tahu selama ini Kimly menyimpan surat kaleng tentang "Kimly gak pantes buat Nino". Tapi Kimly selalu bersabar dan berusaha untuk menyeimbangkan langkah dengan Nino yang udah jauh. 

"Surat kaleng-surat kaleng itulah yang menjatuhkanku kembali ke tanah, menyadarkan aku kalo mimpi indah tidak akan bertahan selamanya. Jadi kapan pun aku harus siap kehilangan Nino, karena mungkin suatu saat nanti aku bakal bangun dari mimpi indahku dan Nino sudah pergi dari sisiku." - hlm 112. 

Masalah Kimly selain dengan Nino juga dengan orang tuanya yang udah gak beres. Ibunya udah menjadi workaholic dan gak peduli dengan dia lagi; sedangkan Ayahnya selingkuh dengan cewek lain. Selama ini, Kimly selalu tertutup dengan sahabat-sahabatnya, dia gak pernah cerita tentang ortunya ataupun masalah surat kaleng. Tapi karena kini ada Ditya, dia menjadi terbuka dengan cowok itu. 

Ketika ortunya memutuskan untuk bercerai, dan Nino ketahuan berselingkuh, Ditya selalu ada disampingnya. Sekarang Kimly pun sadar, bahwa tidak ada lagi yang namanya kepercayaan, karena mereka udah mengkhianati Kimly. 

Untungnya ia bisa menjalani dengan tegar karena ada Ditya. 
Namun gimana jadinya kalau Ditya akhirnya ditemukan polisi? Yang jelas, Kimly gak lagi punya pegangan. Yang jelas, Kimly bakal sangat merindukan Ditya.  

Kalau tahu begini, aku bakal ngejaga kamu di dalam kotak kaca, biar kamu jadi tahanan di hatiku selamanya. - hlm 227.  

Tuesday, February 18, 2014

3600 Detik - Charon


maaf blur


Judul : 3600 Detik
Penulis : Charon
Penerbitan : Gramedia Pustaka Utama, Mei 2008
Tebal : 208 hlm
ISBN : 9789792237283
Harga : Rp 36.000

150214 until 160214


Sandra sangat terpukul ketika orangtuanya bercerai.... Dan hatinya semakin sakit ketika ayahnya memutuskan ia harus tinggal bersama ibunya, yang selama ini tak pernah dekat dengannya. Kemarahan yang menggelora menjadikan Sandra remaja yang bandel. Berulang kali ia dikeluarkan dari sekolah karena kenakalannya di luar batas.

Akhirnya ibunya memutuskan untuk pindah kota. Mungkin suasana dan lingkungan baru akan mengubah perilaku putrinya. Namun di sekolahnya yang baru ini Sandra sudah bertekad untuk membuat dirinya dikeluarkan lagi. Ia bertekad akan membuat ulah agar para guru tak tahan terhadapnya. Namun ia salah perkiraan. Pak Donny, sangat sabar menghadapinya. Wali kelasnya itu berpendapat, mengeluarkan Sandra berarti menuruti keinginan anak bandel ini.

Namun, lambat laun Sandra berubah. Orangtua maupun gurunya heran. Mereka yakin, Leon-lah yang membuat gadis itu berubah. Mereka juga bertanya-tanya, kenapa Leon bisa bersahabat dengan Sandra, sementara murid-murid lain justru menjauhi gadis urakan itu. Apa yang membuat Leon tertarik padanya, padahal keduanya bagaikan langit dan bumi. Leon adalah anak rumahan yang manis, bintang pelajar, sopan, tekun... berbeda seratus delapan puluh derajat dengan Sandra....



Sebenernyaa, aku minjem buku ini nih, ahahaha. :) Waktu itu temenku lagi bawa-bawa buku ini, yaudah deh sekalian aja pinjem hehehe. Kita mulai aja deh reviewnya. 

Sandra, anak hasil broken home ditinggal Papanya keluar negeri setelah ia bercerai. Papanya meminta Sandra tinggal bersama Ibunya padahal Sandra tidak dekat dengan Ibunya seperti ia dekat dengan Papanya. Ditinggalkan Papanya yang memilih pekerjaan dibanding anaknya, Sandra berulah. Ia menjadi anak nakal dan tidak memedulikan apapun lagi. Ia selalu bertengkar dengan Ibunya. 

"Yeah! Aku juga mau Papa berada di sini! Tapi kita tidak selalu mendapatkan apa yang kita inginkan, bukan?" - hlm 29.

Ibunya memutuskan pindah. Di sekolah yang baru, Sandra bertekad untuk dikeluarkan lagi. Ia tidak peduli mau Ibunya ngomel kek apa kek, terserah. Sandra udah gak ada kekuatan untuk hidup. Ia merokok, pergi ke kelab tiap malam, bolos sekolah berhari-hari. Ia menyakiti diri dia sendiri. Hingga ia bertemu Leon. 

Leon anak rumahan, baik, berprestasi. Leon tertarik dengan perilaku Sandra yang bebas dan hidup. Awalnya Sandra males banget sama si Leon, anak teladan yang minta untuk berteman dengan Sandra, tapi akhirnya Sandra nyerah juga. Semenjak itulah, Sandra terlihat memiliki aura kehidupan lagi. Tapi Sandra sendiri heran, kok bisa Leon mau temenan sama dia?

Ternyata Leon mengidap penyakit kelainan jantung. Ia tidak tahu sampai kapan ia akan bertahan hidup. Dokter dulu mengatakan ia tidak bisa hidup hingga 16 tahun, tapi toh ia berumur 18 tahun sekarang. Dokter tidak bisa memprediksikan kapan. 

Hingga suatu hari, Leon harus dioperasi karena jantungnya makin parah. Tapi kemungkinan hidup dan mati adalah 50-50. Mungkin ia akan hidup dan menjadi lebih baik setelah operasi, atau malah akan meninggal. Ia tidak tahu. Sebelum bertemu Sandra, ia tidak takut mati. Setelah bertemu Sandra, dan Sandra memberikannya semangat baru untuk hidup, ia menjadi takut kehilangan Sandra. Sandra pun takut ditinggalkan oleh Leon. 

Setelah ayahnya, kini Leon? 3600 detik, satu jam. Sandra dan Leon akan bersama, bercengkrama, tanpa takut akan kehilangan masing-masing. Tapi selewat itu, tidak ada yang tahu apa yang akan terjadi. 

"Aku selalu bertaruh setiap hari untuk hidupku dan sampai saat ini aku selalu menang, bukan?" - hlm 98.

Friday, February 7, 2014

Golden Bird: Alpha - Luna Torashyngu



Judul : Golden Bird: Alpha
Seri : Beauty and The Best #4
Penulis : Luna Torashyngu
Penerbitan : Gramedia Pustaka Utama, Oktober 2012
Tebal : 272 hlm
ISBN : 9789792287299
Harga : Rp 36.000 (061213)

010214 until 0801214


Kiss of Death, virus komputer yang ganas, mengancam miliaran komputer di seluruh dunia. Virus ini digunakan oleh penciptanya untuk memeras para pengguna komputer atau mereka akan kehilangan semua data yang ada di dalam komputer. Belum ada ahli komputer yang sanggup mengatasi kedahsyatan virus tersebut.

Sementara itu Yudha, yang baru saja mendapat gelar S2 bidang ilmu Komputer dari Amerika Serikat, mendapat pekerjaan sebagai guru komputer sekaligus kepala lab komputer di SMA Veritas. 

Fiona, cewek favorit di SMA Veritas dan anak pemilik Trisona Group--salah satu perusahaan nasional terbesar di Indonesia yang juga pemilik SMA Veritas--tertarik pada Yudha, tapi Yudha justru lebih tertarik pada Dian, bintang kelas di SMA Veritas yang berasal dari keluarga sederhana. Sikap Dian yang pendiam tapi misterius menarik perhatian Yudha. Seolah-olah Dian menyimpan rahasia yang sangat penting.

Dan rahasia tersebut mulai terkuak saat jaringan komputer Trisona Group dimasuki virus Kiss of Death, yang juga berpengaruh terhadap dunia global.

Jadi, harus ada yang mampu menghancurkan Kiss of Death, atau dunia akan kembali memasuki zaman kegelapan....


"Kiss of Death sejenis virus komputer. Virus ini menyerang jaringan komputer di perusahaan-perusahaan di seluruh dunia, termasuk Indonesia. Entah siapa yang membuat dan mengedarkannya. Tapi virus ini sangat kompleks dan berbahaya. Saat terinfeksi, komputer nggak dapat digunakan. Dan setelah dua puluh empat jam, virus itu akan memformat total seluruh hard disk yang ada pada komputer tersebut, dan berarti menghapus seluruh data yang tersimpan di dalamnya." - hlm 35. 

Aku gak begitu memerhatikan siapa penulis Golden Bird: Alpha. Barulah, pas aku pulang ke rumah, aku sadar itu penulisnya, Luna Torashyngu, a.k.a penulis seri Lovasket! -_-. Aku agak kaget pas menyadarinya, karena Lovasket itu membuatku waw. Semoga aja buku ini bisa memuaskanku. :) 

Buku ini dimulai dengan prolog yang lumayan cepat. Semuanya ditulis dalam paragraf, pov orang ketiga, tidak ada dialog. Aku belum membaca seri Beauty and The Best sebelumnya, kecuali yang pertama banget itu. Aku juga belum baca Golden Bird. Terbersit sedikit penyesalan, kenapa aku gak beli yang Golden Bird dulu sih? Terus, setelah searching di Goodreads, aku sadar kalau buku ini tidak terlalu terikat dengan buku sebelumnya. Walaupun aku agak kesel juga belum baca Golden Bird. 

Oke, balik lagi. Jadi ya prolognya cepat banget. Menceritakan asal-usul Trisona Group, yang penuh lika-liku. Singkatnya, Heru & Andini, suami-istri pemilik Trisona Group, merintis usaha ini dari muda. Mereka sempat diganggu oleh Winar, a.k.a sahabat Teddy, kakaknya Heru. Tapi akhirnya, Trisona Group bangkit setelah diporak-porandakan oleh Winar. Sekarang, Trisona Group sukses besar. 

Tiba-tiba, Yudha, datang ke SMA Veritas dan diangkat menjadi guru komputer serta kepala lab komputer di SMA Veritas. Dia anak yang cerdas, lulusan AS. Lalu ada Fiona, anaknya Heru, yang menyukai Yudha, tapi Yudha lebih tertarik kepada Dian, bintang SMA Veritas. Aku gak mau bahas cinta segitiga ini lebih lanjut karena aku gak begitu kasihan atau simpati terhadap Fiona, dan aku gak tertarik dengan cinta segitiga ini. Sip? 

Tiba-tiba, virus Kiss of Death, virus yang sangat mematikan itu, memasuki pertahanan sistem Trisona Group. Seiring dengan itu, beberapa perusahaan memutuskan kontraknya dengan Trisona Group dengan beberapa alasan. Sedangkan Andini yakin sekali Winar, yang tiba-tiba saja datang ke Jakarta untuk berkunjung ke rumahnya, berada di balik semua ini. Kejadian masa silam ditakutkan Andini akan balik lagi, lebih ganas, lebih buas. Lebih banyak musuh dalam selimut. 

Golden Bird: Alpha, mungkin saja dia, atau dia, atau dia, yang merupakan musuhmu dalam selimut. Berhati-hatilah terhadap segala sesuatu yang ganjil~ 

"Ya, dunia memang kecil. Tapi walau begitu, kita nggak akan bisa tahu apa yang terjadi di sisi lain dunia. Apa yang terjadi di baliknya. Kita hanya bisa tahu jika hal itu telah terjadi." - hlm 94.

Bangkok: The Journal - Moemoe Rizal



Judul : Bangkok: The Journal
Seri : Setiap Tempat Punya Cerita #3
Penulis : Moemoe Rizal
Penerbitan : GagasMedia, 2013
Tebal : 436 hlm
ISBN : 9797806294
Harga : Rp 57.000 (250114)

300114 until 310114


Pembaca tersayang,

Siapkan paspormu dan biarkan cerita bergulir. BANGKOK mengantar sepasang kakak dan adik pada teka-teki yang ditebar sang ibu di kota itu. Betapa perjalanan tidak hanya mempertemukan keduanya dengan hal-hal baru, tetapi juga jejak diri di masa lalu.

Di kota ini, Moemoe Rizal (penulis Jump dan Fly to The Sky) membawa Edvan dan adiknya bertemu dengan takdirnya masing-masing. Lewat kisah yang tersemat di sela-sela candi Budha Wat Mahathat, di antara perahu-perahu kayu yang mengapung di sekujur sungai Chao Phraya, juga di tengah dentuman musik serta cahaya neon yang menyala di Nana Plaza, Bangkok mengajak pembaca memaknai persaudaraan, persahabatan, dan cinta.

เที่ยวให้สนุก, tîeow hâi sà-nùk, selamat jalan,
EDITOR 


Aku baru baca seri Setiap Tempat Punya Cerita (STPC) sekarang dan, pertama kali baca Bangkok: The Journal. Cukup susah nyari dimana buku ini dijual, karena tokbuk di kotaku udah pada gaada. Apalagi bukunya gabegitu best-seller. Akhirnya ketemu juga di tokbuk luar kotaku, dasar. Dan, untungnya, Bangkok gak mengecewakanku. :)

Kisah ini dimulai dengan perkenalan tokoh utama kita, Edvan, yang berprofesi sebagai arsitek bangunan yang profesional. Dia semacam tokoh yang sudah mapan, tinggal di Singapura, ganteng, perfect. Sayangnya, ada satu masalah yang nggak bisa dia kompromikan. Keluarga. Dia sudah pergi dari rumah Ibunya di Indonesia, selama 10 tahun. Meninggalkan Ibunya, adik lelakinya, Edvin karena dia sudah muak sekali dengan pertengkarannya dengan Ibunya. 

Pada saat ia berfoya-foya atas keberhasilannya mendesain pembangunan di Singapura, dia mendapat SMS dari adiknya, Edvin yang berkata bahwa Ibu mereka meninggal hari itu. Sebenci apapun ia dengan ibunya, toh ia tetap pulang ke Indonesia. Tetapi Edvin minta bertemu setelah Edvan mengunjungi makam Ibunya. Edvan segera ingin menyelesaikan apapun masalah Edvin dengannya, jadi ia segera menemui Edvin di sebuah restoran. 

"Karena Kakak sayang Ibu, okay? Kakak selama ini benci Ibu, sampai sekarang benci Ibu, tapi Kakak nggak pernah berhenti sayang sama Ibu." - hlm 52. 

Tidak disangka-sangka, Edvin berubah 90 derajat. Ia menjadi pure wanita, keanggunanya, senyumnya, kelembutannya, semua terpancar dari dirinya. Edvan tidak lagi melihat adik lelakinya, ia melihat seorang wanita. Sebetulnya, karena Edvin-lah, Edvan bertengkar dengan Ibunya. Dari kecil, Edvin selalu terlihat sebagai perempuan, bermain mainan perempuan, bersifat layaknya perempuan. Dan dari kecil pula, Ibunya mendukung apapun keputusan Edvin, selama anaknya berbahagia. Tetapi Edvan selalu menolak hal tersebut. 
Di hadapanku, duduk seorang pria yang selama tiga puluh tahun terakhir mengumpulkan uang untuk bertemu Ibu. Sementara aku, sepuluh tahun terakhir mengumpulkan uang untuk menjauhi Ibu. Siapa pun sudah tahu mana manusia yang tidak berguna. - hlm 165

Edvin bertemu dengan Edvan hanya untuk berbicara tentang warisan Ibunya. Jadi, ibunya itu menyebarkan 7 jurnal yang harus Edvan temukan. Tugas Edvin-lah yang menjelaskan kepada Edvan bagaimana caranya. Ibunya memberikan jurnal terakhir, berjudul "The End", dan disanalah tertulis dimana jurnal keenam berada, dan pastinya berada di Bangkok, semuanya. Begitupun seterusnya, letak jurnal kelima dituliskan di jurnal keenam. Semuanya berada di tangan-tangan orang yang Ibunya percaya, entah sudah tiada, atau masih. Edvan sendiri ragu, karena jurnal itu semuanya ditulis dibalik kalender lusuh, siapa sih yang masih menginginkannya? Dan bagaimana pula ia mencari seseorang yang kemungkinan besar sudah meninggal, mengingat tahun penulisannya adalah 1980? Please, deh. 

"Dia hanya sekadar penulis hebat. Dia penulis cerita sederhana di balik kalender." - hlm 38.

Tapi toh Edvan penasaran juga. Ia terbang bersama Edvin ke Bangkok. Disana, ia mendapat tour guide yang baik sekali, mau membantunya mencari semua jurnal-jurnal itu. Walaupun setiap jurnal berharga 1000 baht juga sih. Namanya adalah Charm, dari nama Bangkok yang panjang banget itu, ia merupakan gadis yang tau seluk-beluk Bangkok, dan bersedia untuk menemukan jurnal itu bersama Edvan. 

Menemukan jurnal-jurnal itu bukan perkara mudah. Apalagi ketika Ibunya tidak menulis secara spesifik siapakah yang dimaksud. Tapi Edvan selalu bangun tiap pagi, bersemangat untuk mencari jurnal, karena ia akan bertemu Charm. Ayolah, berminggu-minggu bersama, tidak mungkin jika tidak ada yang berubah. Tapi sayangnya Charm sendiri tidak begitu menginginkan Edvan, tidak seperti Edvan menginginkannya.
Untuk apa aku tetap mengumpulkan jurnal-jurnal ini? Ibu nggak akan bertepuk tangan untukku. Apalagi hidup kembali. - hlm 247. 
Bangkok: The Journal, tidak ada yang mustahil. Tidak ada kebetulan, hanya ada takdir. :) 
"Aku nggak milih untuk cinta dia. Tiba-tiba aja, aku tahu kalo dia kunci yang tepat untukku. Kayak kalau kita nyoba masukin kunci ke banyak lubang pintu, waktu terdengar bunyi krek dan kunci itu pas masuk, rasanya kayak gitu." - hlm 259.

Tuesday, December 17, 2013

Mamamo - Sara Tee



Judul : Mamamo 
Penulis : Sara Tee 
Penerbitan : Gramedia Pustaka Utama, September 2012
Tebal : 224 hlm
ISBN : 9789792288148
Harga : Rp 38.000

251113 until 281113


Gara-gara Freya, boneka monyet Nerisa tersanngkut di pohon. Saat Nerisa menangis, Freya malah menyuruhnya memanjat dan mengambil Momo sendiri. Tapi Nerisa, yang tak bisa memanjat, akhirnya jatuh dari pohon, dan kakinya patah...

Sebelum pergi berobat ke luar negeri, Nerisa menitipkan Momo pada Freya, sahabatnya itu. Dia bilang dia akan kembali untuk mengambil Momo.

Dan bertahun-tahun kemudian, Nerisa memang kembali. Namun, kakinya pincang. Banyak orang mengolok-olok dan menatapnya dengan iba. Wajah cantik tapi kaki tidak sempurna. Bahkan Billy, pria yang sangat dicintainya, memutuskan hubungan karena kaki Nerisa yang pincang. 

Semua itu gara-gara Freya!


Namun Freya juga menyadari ia tak mungkin bisa bersama Nerisa. Jika terus bersama, mereka akan saling menyakiti. Kenangan tujuh tahun yang lalu tak akan terhapus sampai kapan pun, dan kaki Nerisa adalah buktinya. - hlm 207. 

TeenLit dengan cerita persahabatan tuh jarang loh *biasanya cinta-cintaan wae*, dan Mamamo itu keren untuk pembawaannya. Dimulai dengan kisah Prolog, dimana Freya sengaja melempar Momo (monyet-montok, boneka kesayangan Nerisa) ke pohon. Edannya, si Freya nyuruh ngambil Momo sendiri. Setelah didorong dan dibantu oleh Freya, Nerisa berhasil sedikit-demi sedikit memanjat. 

Namun, Nerisa jatuh dan kakinya patah hingga gadis itu pingsan di tempat. Sepulang dari rumah sakit, Freya segera menjenguknya. Tapi Nerisa malah menitipkan Momo, dan akan pulang. Karna dia berpamitan untuk berobat ke Singapura dan tidak tahu hingga kapan berada di sana. Setelah kepergian Nerisa, para orang tua menjauhkan anaknya dari Freya. Tidak ada satu pun yang menginginkan anaknya terluka gara-gara Freya seperti kasus Nerisa. Itu merupakan hukuman sosial terberat untuk gadis berumur 9 tahun.

"Nggak lah... Menurut gue kalian berdua nggak ada yang salah. Waktu itu kan lo masih kecil. Jadi nggak ada unsur kesengajaan. Cuma masyarakat aja yang suka mendramatisir peristiwa. Maklumlah, kalo ada gosip, makin digosok biar sip." - hlm 74. 

Bertahun-tahun kemudian, Nerisa pulang ke Jakarta untuk menemui sahabat lamanya lagi, Freya. Ketika ibunya bertanya apakah ada hubungannya Nerisa dengan mantan pacarnya, Billy, Nerisa berkata tidak. Jadi dengan bantuan Om Frans, kerabat ayahnya, dia bisa sekolah di tempat dan kelas yang sama dengan Freya. 

Sedangkan, tanpa diketahui Nerisa, Freya telah berubah, dia tidak bergaul lagi, mainnya sama komputer doang. Saat mereka bertemu, Freya selalu merasa bersalah dengan kejadian itu. Nerisa yang akhirnya sadar bahwa Freya berubah, berusaha meyakinkan dan mendapatkan kembali sahabatnnya. 

Tapi sanggupkah ia? Ketika Freya cuman ngacangin dia selama dia ngomong, dan tidak merespons apapun. Hanya di Mamamo kamu bisa menemukan artinya persahabatan sejati. ~ 
"Sahabat sejati adalah orang yang selalu mau membuka hati untuk bisa memaafkan kesalahan sahabatnya. Seberapa pun besarnya kesalahan itu." - 212.

Wednesday, December 4, 2013

Gosip dari Toilet Cewek - Rose Cooper



Judul : Gosip dari Toilet Cewek
Judul Asli : Gossip From The Girls' Room
Seri : Blogtastic! #1
Penulis : Rose Cooper 
Asli : AS
Penerbitan : Atria, Maret 2012
Tebal : 200 hlm
ISBN : 9789790244788
Harga : Rp 35.000

231113 until 291113


Jika ada sesuatu yang menarik terjadi di SMP Middlebrooke, Sofia mengetahuinya. 
Dan semuanya ada di dalam buku catatan super-rahasianya ....

Aku, Sofia Becker, pasti akan menjadi salah satu murid populer di Middlebrook, dan bukan seperti Mia St. Clarie. Karena itu, begitu naik ke kelas enam, dibantu oleh sahabatku, Nona Bows, aku akan bertekad mewujudkannya. Caranya dengan mengisi blog anonim di situs web sekolah dengan informasi-informasi menarik--yang kudapatkan dari Bilik Bau di toilet cewek.

Dan sekarang, mana yang lebih menarik? Mia yang naksir Andrew--yang pasti tidak akan mungkin karena Andrew suka padaku--atau kisah tragis salah satu murid Middlebrook yang ibunya mengandung lagi--kau tahu kan seperti apa orangtua saat mereka punya bayi? 


Cewek-cewek seperti Mia St. Clarie segera tertarik dengan benda-benda mahal sama seperti monyet yang langsung tertarik ketika melihat pisang. - hlm 85. 

Sofia Becker bukanlah seorang murid populer yang langsung populer dengan sendirinya seperti Mia St. Clarie. Bukan, dia hanyalah orang-orang biasa yang "tidak dikenal" begitudeh. Sekarang dia dan sahabatnya, Nona Bows, bermaksud untuk menjadi populer. Tapi Sofia sadar bahwa setidaknya Andrew--gebetannya itu--mengetahui namanya. Well, walaupun salah pengucapannya, tapi tetep aja kan. ;p 

Dia akhirnya memutuskan untuk membuat blog di situs web sekolah dengan anonim, nama web dia adalah: "Sang Blogger Blogstatic". Mulailah dia untuk "memburu" gosip-gosip hot di sekolahnya. Segala cara ia pakai, apalagi masuk ke dalam salah satu bilik toilet yang "dihantui". Kebanyakan cewek di angkatannya, selalu pergi ke toilet itu untuk bergosip. Dan itulah waktu dia untuk segera mencari informasi! *slurrpp. 

Aku juga harus mengumpulkan lebih banyak bahan gosip untuk blog-ku. Aku bertanya-tanya, apakah ada sebuah profesi yang disebut pengumpul gosip. Aku akan sangat memenuhi syarat! Dan aku memperoleh lebih banyak pengalaman dengan cepat. - hlm 43. 

Bilik itu tidak "dihantui" oleh sesuatu dari dimensi lain, sebenernya dari dimensi kita. Jadi toilet itu sejak seseorang meninggalkan bau yang sangat-amat-super-duper busuk disitu, dan semua orang langsung menghindari toilet itu. Dan walaupun harus masuk kesana, Sofia tidak begitu keberatan. Asalkan tidak ada yang menjulukkinya sebagai "Pengompol" karena terlalu lama berada di toilet. 

Kehidupan menjadi anonim dan mengubar-umbar gosip bagi Sofia adalah sesuatu yang menyenangkan. Dengan naiknya statistik pengunjung, ia sedang berjalan diatas tangga menuju puncak kepopuleran! Tapi bagaimana jika ia kehilangan buku catatan sebelum-ngeblognya yang penting banget itu? Karena semua gosip ada disitu! 

Parahnya lagi, identitas dia pun hampir ketahuan karena kecerobohannya. Walaupun begitu, mereka masih belum yakin siapa "Blogger Blogtastic" itu. Akhirnya ia memutuskan untuk membuat gosip tentang dirinya sendiri agar tidak ada yang curiga. Masalahnyaa, dia menulis tentang ibunya yang mengandung! Sekarang seluruh sekolah mengetahui guru mereka itu mengandung adik Sofia! Yeah, ibunya adalah guru disekolahnya! Betapa buruknya nasib Sofia Becker! Oh, tidaaaaaaakk!

Wednesday, November 27, 2013

Outsider #3 - Guiyeoni


maaf ngeblur *source here.


Judul : Outsider 3
Seri : Outsider #3 
Penulis : Guiyeoni
Penerjemah : Dwita Rizki
Asli : Korea
Penerbitan : Bentang Belia, Agustus 2013
Tebal : 290 halaman
ISBN : 9786027975118
Harga : Rp 49.000

221113 until 231113


Ibu Eun Chan menawariku untuk pindah ke luar negeri selama satu tahun. Karena merasa telah banyak mengacau di rumah, aku sepertinya harus pergi. Tapi, Eun Chan menyelamatkanku dari "pengusiran" ini. Jadilah aku harus menghadapi hari-hari ke depan bersama mereka lagi.

Satu demi satu misteri pada kehidupan baruku mulai terkuak setelahnya ...

Aku jadi tahu kenapa Ha Ru bersikap aneh kepadaku. Aku juga tahu ada hubungan apa antara Ha Ru dan Yoon Yeong, sahabatku. Tapi, semua ini terlalu memusingkan. Sampai tragedi yang hampir merenggut nyawaku terjadi. Lagi-lagi, Eun Chan yang datang. Kenapa bisa Eun Chan? Kenapa bukan Ha Ru? Semua orang justru memperingatkanku untuk menjauhi Ha Ru-ku .... T^T. Hidupku, sepertinya masih akan terus terombang-ambing, entah sampai kapan ....


"Tempat tanpa pengkhianatan, luka, maupun air mata. Nggak ada sama sekali orang tua yang bisa mengusik kita ...." - hlm 220. 

Baca buku sebelumnya dulu ya, si Outsider 2 (Artrevoir). Daripada kamu bingung jalan ceritanya, mending baca dulu buku itu, baru Outsider 3. Okeaayy? Sekilas cerita di Outsider 2 (tanpa spoiler dari buku itu kok). Karena misteri sudah terpecahkan, sayangnya itu membuat Han Seol sakit hati. Ia bermaksud meninggalkan keluarga Kang untuk selamanya. Dia pergi menemui Nana Eonni, teman satu-satunya itu. Ia menginap disana untuk beberapa hari. Sayangnya, Kang Bersaudara selalu berhasil menemukannya. 

Hingga Kang Ha Ru muncul di mukanya, ia begitu kesal, juga sedih. Sebab ia teringat lagi dengan kenyataan itu, bahwa cinta Ha Ru itu ternyata palsu. Hingga ibu Eun Chan yaitu Nenek Sihir bertemu dengan  Seol lagi. Ia meminta Seol pergi dari Korea ke Selandia Baru untuk sekolah. Segala tetek bengek paspor, tiket pesawat sudah disiapkan secara rapi oleh Nenek Sihir. Seol hanya tinggal pergi. Berat untuk Seol. Tapi ia tidak tahan di Korea, selama muka Ha Ru terus muncul, ia semakin tidak tahan. Ia mengiyakan untuk pindah. 

"Semakin lama akan semakin parah. Kamu akan merasakan rasa sakit yang tak tertahankan kalau terus berhubungan dengan keluarga itu. Lebih baik kamu pergi untuk sementara. Hanya sampai hatimu dan hati anak-anak itu bisa tenang." - hlm 53-54.

Tapi, Eun Chan akhirnya mengetahui bahwa Seol akan pergi ke luar negeri. Ia menyusul gadis itu di bandara. Walaupun dengan segala macam penyamaran--topi, baju, dll--Eun Chan dapat menemukan Han Seol. Itu karena Seol memakai kalung pemberian Eun Chan-_-. Sepulang dari bandara, Eun Chan membawa Seol ke suatu tempat tak terduga. 

Suatu tempat yang tidak pernah diduga sama sekali oleh Seol. Seseorang yang tidak pernah diduga Seol, yang tinggal di tempat itu. Ketika kenyataan berbalik, ketika semua akhirnya jelas terungkapkan. Seol akhirnya mengerti dengan pasti alasan Kakek mengadopsinya. Walaupun terdengar simpel, ia mengerti. Ia pun mengerti ada apa antara Yoon Yeong, sahabat dia, dengan keluarga kaya raya itu. 

Ia mengerti. Akhirnya, dia tahu. Tapi masalah kembali pelik ketika Ha Ru dan Eun Chan sama-sama menyatakan perasaannya kepada Han Seol. Ia menyukai Ha Ru. Tetapi, semua orang memperingatkan Seol untuk menjauhi Ha Ru. Tapi selama ini, Eun Chan selalu ada di sampingnya. Bahkan ketika Eun Chan disakiti oleh Seol, dia seperti tidak pernah rapuh. 

Sejujurnya, aku muak dan lelah. Sekarang aku sudah tidak bisa lagi terluka dan menangis karena Ha Ru. Aku juga ingin tertawa. - hlm 62. 

Diantara dua orang itu.. kemanakah hati Han Seol akan berlabuh? 
Hanya di Outsider 3 kamu akan tahu rasanya mencintai dan dicintai, ketika sebuah perasaaan harus terluka begitu dalam. 

Tuesday, November 26, 2013

Outsider #2 - Guiyeoni


maaf ngeblur
source: here.


Judul : Outsider 2
Seri : Outsider #2
Penulis : Guiyeoni
Penerjemah : Dwita Rizki
Penerbitan : Bentang Belia, Juli 2013
Asli : Korea
Tebal : 318 hlm
ISBN : 9786027975101
Harga : Rp 54.000 

151113 until 221113


Tiap petunjuk menimbulkan tanda tanya baru ....

Di rumah sebesar monster itu, banyak kejadian aneh menimpaku -_-". Mulai dari alasan Kakek mengadopsiku, gaun berlubang yang dibuang, hingga lagu ciptaanku yang dinyanyikan Eun Chan pada tengah malam. Siapa sebenarnya orang-orang di rumah ini?

Meski begitu, aku cukup senang di sini karena ada Ha Ru yang cool dan misterius ^^. Aku sering menghabiskan waktu dengannya. Tapi, Ha Ru seketika berubah! T^T Ini gara-gara kami bertemu dengan seorang neenk yang mengiraku Park Yoon Yeong. Sahabatku itu memang mirip denganku, sih .... 

Huft, misteri lagiii! Apa ini ada hubungannya? Pertanyaan demi pertanyaan menyerang kepalaku! *_* 


"Pekerjaan ini sangat menyebalkan. Aku tidak mau lagi. ToT Sial. Kita, kan, sama-sama manusia, memangnya pantas berbuat begitu? Anak-anak yang kaya hanyalah karena orangtua mereka! Padahal, mereka bukan kaya karena usaha sendiri, tapi bertingkah sok hebat dan merendahkan orang lain!" - hlm 124.

Bagi yang belum baca Outsider #1, tolong dibaca dulu yaaa, kalo gak ntar gak ngerti ceritanya-_-. Sedikit penjelasan aja, Han Seol hidup sendirian selama ini. Lalu ia diadopsi oleh Kakek dengan dua anaknya. Kang Ha Ru dan Kang Eun Chan, mereka awalnya tidak menerima keberadaan "gelandangan" Seol. Tapi, makin sering Seol berada di situ, ia semakin penasaran. Mengapa Kakek mengadopsi seorang anak cewek berumur 19 tahun? Tapi, ia juga mulai dekat dengan kedua saudara tirinya itu. 

Kedekatan itu membuat ia suka dengan Ha Ru. Tapi di satu sisi, ia juga disukai oleh Eun Chan, adik Ha Ru. Sudah berapa kali Seol melukai Eun Chan demi Ha Ru, tapi Eun Chan selalu di sampingnya, tidak tampak tersakiti. Dan pada suatu hari, Seol di tarik-tarik dan dimasukkan secara paksa ke dalam mobil. Ha Ru yang saat itu sedang bersamanya, berusaha menghentikan mobil itu. Tidak disangka, ia malah tertabrak mobil tersebut. 

Akhirnya ia bertemu dengan Ibu mereka, Seol biasa memanggilnya Nenek Sihir. Ibu mereka tidak menerima Seol, makanya ia langsung mengusir Seol dari rumah sakit itu. Beberapa hari kemudian, Ha Ru mengajak Han Seol untuk kabur dari rumah! Seol segera mempersiapkan segala keperluannya. Tapi lucunya, ia lupa membawa kartu kredit Ha Ru, malah membawa kartu belanjaan. Sehingga di luar kota, tanpa uang, mereka berdua terpaksa meminjam uang kepada teman Ha Ru. 

Disitulah terkuak kebenaran. Ketika Seol menyadari potongan puzzle yang hilang dari cerita ini. Ia mengerti mengapa Ha Ru sering kali meminta Seol menguncir rambutnya, mengapa ia dipaksa makan makanan laut yang bukan kegemarannya, dan gaun berlubang itu. Tapi ketika kebenaran itu terungkapkan, justru ia-lah yang merasa sakit. Sakit sekali hingga ia nekat memotong rambutnya. Sakit sekali hingga ia ingin segera meninggalkan rumah monster itu.

Semuanya terkuak sedikit demi sedikit. Rahasia tetap akan teruak meskipun tidak ingin kuketahui, meskipun tidak ingin kucari tahu. Saat itu bayangan besar di rumah monster yang seakan menelan kami bertiga ... akan muncul sebagai kenyataan kejam secara perlahan. - hlm 136. 

Ia kabur ke rumah Nana Eonni, teman baiknya. Tapi bisakah ia hidup tanpa dibayang-bayangi Kang bersaudara? 

Yang paling penting, bisakah ia melupakan Kang Ha Ru? 
Hanya di Outsider 2 kita mengerti apa artinya dicintai dan mencintai, bagaimana memaafkan dan rasanya dilukai. 

Tuesday, November 5, 2013

Lovasket #3 - Luna Torashyngu



Judul : Lovasket 3: The Final Game
Seri : Lovasket #3
Penulis : Luna Torasyngu
Penerbitan : Gramedia Pustaka Utama, Desember 2011
Tebal : 376 hlm
ISBN : 9789792277623
Harga : Rp 48.000

041113 until 051113


Meniti karier sebagai pemain basket profesional memang nggak gampang. Apalagi bagi Vira, yang bergabung dengan klub baru yang mayoritas pemainnya masih muda dan minim pengalaman bertanding, sehingga mereka harus bekerja keras agar bisa bersaing di kompetisi klub tingkat nasional.

Sayang, perjalanan karier Vira nggak berjalan mulus. Cedera lama itu kembali menghantuinya di tengah-tengah musim kompetisi. Bukan hanya harus berbaring di rumah sakit dan absen bertanding, dia juga harus melupakan mimpinya menjadi pemain basket profesional karena terancam lumpuh total!

Untunglah ada Niken, Rida, dan teman-teman lain yang memberi dukungan. Bahkan Stella, yang tadinya bermaksud meninggalkan dunia basket, kembali hanya demi Vira.

Mampukah mereka membangkitkan semangat hidup Vira dan membuatnya kembali mencintai basket walau Vira tahu dia nggak akan bisa berjalan lagi?




Memang, nggak ada guru yang lebih baik selain pengalaman kita sendiri. - hlm 26. 

Aku memang lagi maraton baca seri Lovasket sekarang ini heeheh. Selain ceritanya yang seru banget, Lovasket  itu bisa banget ngajarin aku yang kagak tau apa-apa tentang basket. Lovasket 3 ini jauh lebih seru dibanding Lovasket 2 yang seperti udah aku bilang, kurang gereget. 

Dimulai dengan kisah Vira yang sekarang dipunyai tim Puspa Kartika dengan beberapa rekan-rekan setimnya yang ada, banyaklahh, yang pasti Stella (yang sekarang jadi sahabatnya gitudeh), gak ikut tim ini karena kesibukannya kerja plus kuliah. Yup, Vira sekarang lagi kuliah, setelah lulus dengan baik dari SMA 31. Vira juga sering dapet dispensasi dari kuliahnya yang bolong-bolong karena harus latihan dengan tim Puspa Kartika, dengan pelatih Pak Andryan. 

Puspa Kartika bisa menang dengan baik melawan tim Mataram Putri dari Jogjakarta, saat kandangnya di Bandung. Saat ini tim Puspa Kartika berisi pemain-pemain yang handal, terdapat pula Lusi, tim Senior Jawa Barat dulu. Pertandingan selanjutnya melawan tim Maharani Kencana dari Jakarta, yang berisi pemain-pemain untuk tim nasional. Sulit untuk mengalahkan Maharani Kencana, tapi Vira tetap optimis. Apalagi dia ingin balas dendam ke Bianca, salah satu pemain Maharani Kencana, karena saat duel 1 to 1  streetball di Bandung dulu, dia sempat kalah. 

Tim Puspa Kartika kalah dari Maharani Kencana. Tapi kamu tau kan, kalo keberhasilan adalah kekalahan yang tertunda? Pertandingan selanjutnya dengan Arek Putri dari Surabaya yang tangguh. Tapi saat pertandingan, kaki Vira cedera. Bukan cedera baru, tapi cedera lama yang sudah ada sejak tahun-tahun lalu. Dia langsung dibawa ke rumah sakit. 

Dokter yang menangani Vira membawa kabar buruk. Vira gak bisa lagi berjalan, kaki kanannya lumpuh. Semua sangat kaget mendengarnya, tapi yang lebih buruk adalah reaksi Vira. Sudah diperhitungkan, Vira langsung muram dan tidak punya lagi semangat hidup. Seperti saat ayahnya dituduh korupsi, ia menjadi sangat tertutup. Banyak teman yang ingin membesuknya, tapi Vira hanya memperbolehkan beberapa. Tapi baik Niken maupun lainnya belum sanggup mengembalikan Vira ke yang dulu. 

Vira sangat marah kepada dirinya sendiri. Hingga ia bermaksud untuk melukai dirinya, untunglah tidak parah. Walaupun dia sudah baikan, Vira masih gak mau bertemu dengan teman basketnya, maupun hal-hal yang berhubungan dengan basket. Hingga Stella pun jauh-jauh dari Jakarta dan memboloskan kuliahnya untuk mendorong Vira agar semangat lagi. 

Tapi, sanggupkah orang-orang itu untuk membuat Vira mencintai basket lagi? Sanggupkah Vira menerima diri sendiri apa adanya? Hanya di Lovasket 3: The Final Game, kamu bisa menemukan artinya kehidupan, kepercayaan, dan pertandingan basket yang menegangkan juga... mengharukan. :') 

Monday, November 4, 2013

Lovasket #2 - Luna Torashyngu



Judul : Lovasket 2: For the Love of the Game
Seri : Lovasket #2
Penulis : Luna Torashyngu
Penerbitan : Gramedia Pustaka Utama, Juni 2010
Tebal : 264 hlm.
ISBN : 9789792258196
Harga : Rp 45.000

031113 until 041113


Vira senang bukan main saat terpilih menjadi anggota tim junior Jawa Barat untuk mengikuti Kejuaraan Nasional. Nggak cuman Vira yang terpilih, Rida juga.

Tapi kegembiraan Vira nggak berlangsung lama. Tanpa diduga, dia kembali bertemu bekas teman yang sekarang jadi seterunya, Stella. Luka lama pun terkoyak kembali. Perseteruan mereka nggak cuman berlangsung di luar lapangan, tapi juga ke dalam tim.

Stella hanya satu dari berbagai masalah yang menghampiri Vira untuk menggapai impiannya bermain di Kejuaraan Nasional. Masalah lain muncul silih berganti di dalam tim, yang memengaruhi emosi dan pikiran Vira. Belum lagi soal hubungan Niken dan Rei yang lagi renggang. Vira tahu sebuah rahasia tentang Rei, dan dia harus menyimpan rapat-rapat rahasia tersebut dari Niken, apa pun yang terjadi.

Di sisi lain, Stella juga punya masalah pribadi yang nggak kalah peliknya, yang memengaruhinya dalam tim. Belum lagi kenangan masa lalunya, yang membuatnya selalu memusuhi Vira. Jalan untuk jadi pemain basket profesional emang nggak mudah! 


Emmm. Lagi-lagi minjem er-__-. Tapi yaudahdeh, tapi kalo ada buku karya Luna Torashyngu lagi, pasti aku bakalan beli! Wkwkwk. Buku sebelumnya, Lovasket #1 (review Artrevoir) itu sangat memuaskan, walopun aku cuman beri 3 bintang. Ada perbedaan di buku Lovasket #2 ini, dan itu termasuk tipisnya buku ini. Huufft. Aku berharap isinya sama seru dengan Lovasket #1. 

Kisah ini, dimulai dengan Vira, yang sekarang memasuki tahun terakhirnya di SMA 31 Bandung. Gak disangka-sangka, dia dan Rida, rekan tim sebasketnya di SMA 31, dipanggil oleh Pak Andryan untuk mengikuti seleksi menjadi tim junior mewakili Jawa Barat di Kejuaraan Nasional. Disitulah dia bertemu kembali Stella, musuh bebuyutannya di SMA Altavia. 

Setelah seleksi pertama, terbentuklah tim Junior Jawa Barat dengan personel-personel terbaiknya. Di awal pelatihan itu, Stella dan Vira sempat bersitegang dengan seru dan memperburuk keadaan tim. Hal itu menjadi gangguan karena Stella dan Vira merupakan pemain yang sama-sama handal. Dibawah ancaman pelatih, mereka berdua menjadi pemain profesional, dan sedikit sanggup melepas permusuhan untuk kerjasama tim. 

Hidup Vira jadi sedikit runyam ketika hubungan Niken dan Rei menjadi renggang. Bukan masalah Vira sih, tapi masalahnya Vira nggak sanggup liat sahabatnya ngurung diri di kamar sambil nangis, padahal dia tahu apa yang sebenarnya terjadi pada Rei. Bukan cuman hidup Vira yang runyam, tapi hidup Stella pun berbalik 180 derajat. Ketika Ibu Stella masuk rumah sakit akibat KDRT dan perceraian antara kedua ortunya, Stella juga kehilangan semua harta benda-nya karena gak ada lagi ayahnya yang menghidupi dia. Sekarang, Stella pun sadar dia lebih bisa menghargai lembaran uang. 

Karena masalah keluarga itulah, Stella keluar dari tim. Ditinggal Stella, Vira merasa aneh banget, dan keadaan timnya pun menjadi berubah. Masalah pelik datang ketika tim Junior Jawa Barat nggak sanggup masuk ke final dan kembalinya Tim Senior. Sebenernya, Tim Senior Jawa Barat ini sendiri sempat mogok latihan karena fasilitas dan uang yang didapatkan, dan tidak mau bertanding. Pihak panitia Jabar bermaksud untuk mengganti mereka semua dengan tim Junior dengan konsekuensi kekalahan. Tapi ketika mereka berunding dengan pihak panitia, tim Senior setuju untuk kembali bertanding. 

Tentu aja Vira nggak setuju dengan keputusan itu. Dia udah capek-capek tanding, malah digantikan dengan Tim Senior? Dia mengajukan pertandingan antara Tim Junior dan Senior! Walaupun terlihat gak mungkin, Vira sebagai motor berusaha meningkatkan semangat kerja timnya. Berhasilkah mereka merebut tempat dan menjadi pemain basket profesional? 

Hanya di Lovasket 2: For the Love of the Game kamu bisa menemukan artinya persahabatan dan pertandingan basket yang menegangkan! :) 

Saturday, November 2, 2013

Lovasket #1 - Luna Torashyngu



Judul : Lovasket
Seri : Lovasket #1
Penulis : Luna Torashyngu
Penerbitan : Gramedia Pustaka Utama, Juni 2007
Tebal : 312 hlm
ISBN : 9789792229493
Harga : Rp 33.000

2 Nov 2013 until 3 Nov 2013


Hidup Vira hancur ketika ayahnya dituduh melakukan korupsi dan harus dipenjara. Mendadak Vira kehilangan segalanya, bahkan dikeluarkan dari sekolahnya, SMA Altavia, SMA paling elite di Bandung. Akibatnya Vira jadi mogok hidup, juga mogok main basket yang sebetulnya merupakan "hidupnya". Dia merasa tidak ada gunanya punya teman lagi, karena terbukti teman-teman hanya mendampinginya saat dia berada pada puncak hidupnya.

Niken adalah Ketua OSIS SMA 31, SMA kecil di pinggiran Bandung. SMA 31 memutuskan akan memangkas anggaran ekskul sehingga Niken ditugasi menyeleksi ekskul mana yang akan dipertahankan. Menghadapi dilema besar ini, Niken melihat salah satu cara untuk menyelamatkan ekskul basket. Mungkin kalau dia bisa membujuk murid baru itu untuk bergabung, ekskul basket bisa selamat. Selain itu, mungkin Niken juga bisa membuat murid baru yang kelihatan depresi itu lebih ceria. Mungkin Niken bisa membuat Vira tersenyum lagi....


"Tim ini punya seorang pemain hebat, yang bisa mewujudkan mimpi dan harapan pemain lainnya jadi kenyataan." - hlm 230-231. 

Aku agak kaget dengan konflik dari buku ini, sebenernya. Kenapa? Di kovernya terlihat jelas, bahwa sang cewek (kemungkinan besar Vira) itu berlatih basket sama seorang cowok. Aku kira, cowok itu adalah Niken. Wkwkwk, yup, aku kira Niken itu cowok. Apalagi di bagian akhir sinopsis "mungkin Niken bisa membuat Vira tersenyum lagi" itu tuh keliatan kayak cowok yang pengen cewek yang disayanginya senyum. -__- Ditambah kovernya yang mendukung dan aku tetep mikir kalo ini novel romance. Ternyata ini novel friendship. :) 

Dimulai dengan segala macam kemewahan hidup Vira, yang cenderung boros. Kemana-mana pasti selalu beli ini beli itu, dugem sampe pagi, pokoknya ciri khas cewek borju. Vira juga adalah seorang yang "berpengaruh" di SMA Altavia, kayak dia bintang basket, cantik, ditambah kedekatan dia dengan Robi, anak pemilik yayasan sekolah itu. Selain itu, kedudukan dia sebagai ketua geng "The Roses" juga menambah pengaruh dia di SMA ini. 

Masalah pelik muncul ketika ayahnya dituduh korupsi. Padahal, ayahnya selama ini hidup bersih, gak pernah sekalipun korup. Tapi selama "dalang"-nya belum ditangkap, bukti-bukti terus memberatkan ayahnya. Jadilah, Ibunya dan Vira terpaksa pindah dari rumah dan fasilitas mewah mereka yang telah disita pihak kejaksaan. Tapi Vira masih bisa bernapas lega selama ia belum dikeluarkan. Ditambah pengaruh Robi yang kuat untuk meminta anak-anak Altavia tidak mengerjai atau mencemooh Vira, sampai saat ini Vira baik-baik saja. 

Tapi malam itu, Robi kecewa sekali dengan Vira, dan berhenti menyayanginya. Esok paginya, Vira sudah tidak ada apa-apanya lagi di sekolah. Bahkan "The Roses" yang terdiri atas Stella, Diana, Lisa dan Amel pun bubar dan tak ada satupun temannya yang mau menghiburnya. Dia dibuang begitu saja oleh (tentu aja) Stella, orang kedua yang berpengaruh setelah Vira di "The Roses". Semua anak mencemoohnya, yang pastinya, berada di bawah tekanan Stella. Puncaknya, ia dikeluarkan dari SMA Altavia hanya karena masalah ini dianggap mencoreng nama baik sekolah. 

Pindah sekolah, membuat Vira mempunyai hidup yang tertutup. Ia tidak mempercayai yang namanya persahabatan, juga enggan menjadi Vira yang ceria lagi. Bahkan ia tidak menyentuh basket sama sekali. Seakan membuang seluruh hidupnya yang dulu, dan membuat hidup baru yang suram. Ia sekarang bersekolah di SMA 31, SMA yang berada di pinggiran Bandung dengan ketua OSIS-nya Niken. 

Sebagai ketua OSIS, Niken diharuskan untuk menyeleksi ekskul mana yang bisa membanggakan nama sekolah. Demi Rei, sahabatnya dan juga ketua klub basket, Niken pun berusaha untuk menyelamatkan ekskul basket. Kebetulan, ia kenal dengan Vira, teman sekolahnya yang jago basket. Niken pun berjanji pada Ibu Vira, yang adalah tetangganya, untuk mengembalikan hidup Vira. Pelan tapi pasti, ia berusaha mendekatkan diri kepada Vira yang anaknya menjadi tertutup. 

Apakah Vira berhasil keluar dari kesuraman hidupnya? Dan bisakah dia untuk memegang lagi bola basket kesayangannya itu? Cuman di Lovasket kamu bisa menemukan pertandingan basket yang seru dan menegangkan dengan ikatan persahabatan yang erat.

LinkWithin