Artrevoir. \\ Follow // Dashboard \\
Showing posts with label adventure. Show all posts
Showing posts with label adventure. Show all posts

Friday, February 7, 2014

Bangkok: The Journal - Moemoe Rizal



Judul : Bangkok: The Journal
Seri : Setiap Tempat Punya Cerita #3
Penulis : Moemoe Rizal
Penerbitan : GagasMedia, 2013
Tebal : 436 hlm
ISBN : 9797806294
Harga : Rp 57.000 (250114)

300114 until 310114


Pembaca tersayang,

Siapkan paspormu dan biarkan cerita bergulir. BANGKOK mengantar sepasang kakak dan adik pada teka-teki yang ditebar sang ibu di kota itu. Betapa perjalanan tidak hanya mempertemukan keduanya dengan hal-hal baru, tetapi juga jejak diri di masa lalu.

Di kota ini, Moemoe Rizal (penulis Jump dan Fly to The Sky) membawa Edvan dan adiknya bertemu dengan takdirnya masing-masing. Lewat kisah yang tersemat di sela-sela candi Budha Wat Mahathat, di antara perahu-perahu kayu yang mengapung di sekujur sungai Chao Phraya, juga di tengah dentuman musik serta cahaya neon yang menyala di Nana Plaza, Bangkok mengajak pembaca memaknai persaudaraan, persahabatan, dan cinta.

เที่ยวให้สนุก, tîeow hâi sà-nùk, selamat jalan,
EDITOR 


Aku baru baca seri Setiap Tempat Punya Cerita (STPC) sekarang dan, pertama kali baca Bangkok: The Journal. Cukup susah nyari dimana buku ini dijual, karena tokbuk di kotaku udah pada gaada. Apalagi bukunya gabegitu best-seller. Akhirnya ketemu juga di tokbuk luar kotaku, dasar. Dan, untungnya, Bangkok gak mengecewakanku. :)

Kisah ini dimulai dengan perkenalan tokoh utama kita, Edvan, yang berprofesi sebagai arsitek bangunan yang profesional. Dia semacam tokoh yang sudah mapan, tinggal di Singapura, ganteng, perfect. Sayangnya, ada satu masalah yang nggak bisa dia kompromikan. Keluarga. Dia sudah pergi dari rumah Ibunya di Indonesia, selama 10 tahun. Meninggalkan Ibunya, adik lelakinya, Edvin karena dia sudah muak sekali dengan pertengkarannya dengan Ibunya. 

Pada saat ia berfoya-foya atas keberhasilannya mendesain pembangunan di Singapura, dia mendapat SMS dari adiknya, Edvin yang berkata bahwa Ibu mereka meninggal hari itu. Sebenci apapun ia dengan ibunya, toh ia tetap pulang ke Indonesia. Tetapi Edvin minta bertemu setelah Edvan mengunjungi makam Ibunya. Edvan segera ingin menyelesaikan apapun masalah Edvin dengannya, jadi ia segera menemui Edvin di sebuah restoran. 

"Karena Kakak sayang Ibu, okay? Kakak selama ini benci Ibu, sampai sekarang benci Ibu, tapi Kakak nggak pernah berhenti sayang sama Ibu." - hlm 52. 

Tidak disangka-sangka, Edvin berubah 90 derajat. Ia menjadi pure wanita, keanggunanya, senyumnya, kelembutannya, semua terpancar dari dirinya. Edvan tidak lagi melihat adik lelakinya, ia melihat seorang wanita. Sebetulnya, karena Edvin-lah, Edvan bertengkar dengan Ibunya. Dari kecil, Edvin selalu terlihat sebagai perempuan, bermain mainan perempuan, bersifat layaknya perempuan. Dan dari kecil pula, Ibunya mendukung apapun keputusan Edvin, selama anaknya berbahagia. Tetapi Edvan selalu menolak hal tersebut. 
Di hadapanku, duduk seorang pria yang selama tiga puluh tahun terakhir mengumpulkan uang untuk bertemu Ibu. Sementara aku, sepuluh tahun terakhir mengumpulkan uang untuk menjauhi Ibu. Siapa pun sudah tahu mana manusia yang tidak berguna. - hlm 165

Edvin bertemu dengan Edvan hanya untuk berbicara tentang warisan Ibunya. Jadi, ibunya itu menyebarkan 7 jurnal yang harus Edvan temukan. Tugas Edvin-lah yang menjelaskan kepada Edvan bagaimana caranya. Ibunya memberikan jurnal terakhir, berjudul "The End", dan disanalah tertulis dimana jurnal keenam berada, dan pastinya berada di Bangkok, semuanya. Begitupun seterusnya, letak jurnal kelima dituliskan di jurnal keenam. Semuanya berada di tangan-tangan orang yang Ibunya percaya, entah sudah tiada, atau masih. Edvan sendiri ragu, karena jurnal itu semuanya ditulis dibalik kalender lusuh, siapa sih yang masih menginginkannya? Dan bagaimana pula ia mencari seseorang yang kemungkinan besar sudah meninggal, mengingat tahun penulisannya adalah 1980? Please, deh. 

"Dia hanya sekadar penulis hebat. Dia penulis cerita sederhana di balik kalender." - hlm 38.

Tapi toh Edvan penasaran juga. Ia terbang bersama Edvin ke Bangkok. Disana, ia mendapat tour guide yang baik sekali, mau membantunya mencari semua jurnal-jurnal itu. Walaupun setiap jurnal berharga 1000 baht juga sih. Namanya adalah Charm, dari nama Bangkok yang panjang banget itu, ia merupakan gadis yang tau seluk-beluk Bangkok, dan bersedia untuk menemukan jurnal itu bersama Edvan. 

Menemukan jurnal-jurnal itu bukan perkara mudah. Apalagi ketika Ibunya tidak menulis secara spesifik siapakah yang dimaksud. Tapi Edvan selalu bangun tiap pagi, bersemangat untuk mencari jurnal, karena ia akan bertemu Charm. Ayolah, berminggu-minggu bersama, tidak mungkin jika tidak ada yang berubah. Tapi sayangnya Charm sendiri tidak begitu menginginkan Edvan, tidak seperti Edvan menginginkannya.
Untuk apa aku tetap mengumpulkan jurnal-jurnal ini? Ibu nggak akan bertepuk tangan untukku. Apalagi hidup kembali. - hlm 247. 
Bangkok: The Journal, tidak ada yang mustahil. Tidak ada kebetulan, hanya ada takdir. :) 
"Aku nggak milih untuk cinta dia. Tiba-tiba aja, aku tahu kalo dia kunci yang tepat untukku. Kayak kalau kita nyoba masukin kunci ke banyak lubang pintu, waktu terdengar bunyi krek dan kunci itu pas masuk, rasanya kayak gitu." - hlm 259.

Sunday, December 29, 2013

Catching Fire - Suzanne Collins



Judul : Catching Fire: Tersulut 
Seri : The Hunger Games #2 
Penulis : Suzanne Collins
Penerjemah : Hetih Rusli
Penerbitan : Gramedia Pustaka Utama, Juli 2010
Tebal : 424 hlm. 
ISBN : 9789792259810
Harga : Rp 52.500 (021113)

271213 until 301213


Api pemberontakkan sudah tersulut. Dan Capitol ingin membalas dendam. 

Katniss Everdeen berhasil keluar sebagai pemenang Hunger Games bersama Peeta Mellark. Tapi kemenangan itu menyulut kemarahan Capitol. Kemenangan Katniss ternyata membangkitkan semangat pemberontakan di beberapa distrik untuk menentang kekuasaan Presiden Snow yang kejam. 

Presiden Snow mengancam Katniss untuk meredakan kegelisahan penduduk distrik dalam Tur Kemenangan. Satu-satunya cara meredam keinginan penduduk untuk memberontak adalah dengan membuktikan bahwa dia dan Peeta saling mencintai tanpa ada keraguan sedikit pun. Jika gagal, keluara dan semua orang yang disayangi Katniss menjadi taruhannya....


WARNING! Di resensi ini terdapat spoiler untuk buku pertama! 

Udah baca buku pertamanya? Kalo belom, aku kasih sedikit gambaran tentang buku pertama. 
Di The Hunger Games (review) ke 74 tahun lalu, Katniss berusia 16 tahun menggantikan posisi adiknya yang terpilih dalam games. Setiap distrik wajib mengirimkan 1 cowok dan 1 cewek untuk bermain ke dalamnya, dan berusaha bertahan hidup hingga tinggal 1 peserta. Karena ada 24 peserta, berarti ada 23 orang yang mati. 



Katniss, sangat menyayangi adiknya, ibunya, Gale, semua orang di distriknya. Jadi dia berusaha sekuat tenaga untuk hidup, demi mereka. Karena dorongan itulah, dia dan Peeta rela untuk bersandiwara di depan masyarakat Capitol dan berkata bahwa mereka saling mencintai. Tapi mereka tidak bisa hidup bersama, karena hanya ada 1 pemenang. 

Selama games, Katniss diberi tau bahwa boleh 2 pemenang, asal berasal dari distrik yang sama. Ia dan Peeta langsung bersekutu. Tapi ketika yang tersisa hanya mereka, Peeta dan Katniss, peraturan diubah lagi menjadi 1 pemenang. Katniss berpikir 'mengapa pula Capitol perlu 1 pemenang?' boleh kan sekali-sekali Capitol gak punya pemenang. Jadi, Katniss mengambil buah berry yang dapat membunuh dengan satu gigitan, dan membaginya dengan Peeta. 



Seneca Crane, juri pertarungan kali itu, langsung menghentikan perbuatan mereka dan mengumumkan bahwa mereka-lah pemenang kali ini. 2 pemenang. Karena, jelas, lebih baik ada daripada tidak sama sekali. Dan jika Capitol tidak memiliki pemenang, tentu saja mereka akan malu sekali. 

Kalau aku bisa mengambil keputusan, aku akan berusaha melupakan Hunger Games sepenuhnya. Tak pernah membicarakannya. Berpura-pura bahwa semua ini hanyalah mimpi buruk. Tapi Tur Kemenangan membuatnya tidak mungkin. Tur ini sengaja ditempatkan di antara Hunger Games tahunan, itulah cara Capitol menjaga agar kengerian Hunger Games selalu terasa segar dan tidak pernah jauh. Para penduduk di distrik tidak hanya harus mengingat tangan besi kekuasaan Capitol setiap tahunnya, tapi mereka juga dipaksa untuk merayakannya. - hlm 10. 

Seperti yang bisa kita liat di sinopsis buku kedua, Katniss dan Peeta belum selesai menjalankan segala tentang Hunger Games ini. Mereka harus melakukan tur keliling distrik, yang sekarang sedang memberontak. Bagi mereka, Katniss-lah yang sekarang menjadi harapan mereka, membawa perubahan, pembawa revolusi baru. Harapan. 

Karna itulah, Presiden Snow marah sekali terhadap Katniss, dan mengancamnya untuk meredakan semua pergolakan itu. Menghancurkan harapan para pemberontak. Para penduduk Capitol cukup bodoh untuk menelan semua omong-kosong tentang cinta diantara Katniss-Peeta. Tapi baik Presiden Snow dan para pemberontak sama-sama mengerti bahwa saat buah berry itu diambil, itu adalah semua titik balik, artinya adalah pemberontakkan terhadap Capitol, dan api pun tersulut lagi. 

"Kelaparan? Bekerja seperti budak? Mengirimkan anak-anak mereka ke hari pemungutan? Kau tidak menyakiti siapa pun--kau memberi mereka kesempatan. Mereka hanya perlu cukup berani untuk mengambilnya." - hlm 115.

Selama Tur Kemenangan, Katniss dapat melihat bahwa banyak distrik yang sudah dengan sembunyi-sembunyi memulai pemberontakkan. Walaupun begitu, Katniss tetap melakukan apa yang disuruh Presiden Snow, memainkan peran dia menjadi gadis yang sedang jatuh cinta, bukannya pemimpin revolusi negara. Dengan segala ciuman, pelukan, hingga ia bertunangan secara bohong-bohongan di depan televisi, semua tidak cukup untuk menghalau para pemberontak. 

Malah, para pemberontak makin giat-giatnya memberontak, dan puncaknya adalah justru ketika ia dilamar. Katniss panik sekali ketika mengetahui bahwa usahanya gagal. Entah apa yang akan terjadi setelahnya. Entah bagaimana nasib ibunya, Prim, Gale, semua orang di distriknya, semua orang yang sudah membantunya melewati masa-masa suram ketika ayahnya meninggal. Ia tidak sanggup membayangkan. 

Presiden Snow

Ia berniat untuk pergi--kabur, ke hutan, bertahan hidup disana. Dengan Gale, Peeta, Haymitch, keluarganya, keluarga-keluarga mereka, untuk kabur dari cengkraman Capitol. Bahkan, setelah bertemu dengan dua orang pemberontak dari distrik 8, dia mengetahui bahwa adanya dugaan distrik 13 berhasil selamat dari penghancuran distrik tersebut. 

Selain itu, dia tetap harus menjalankan sandiwaranya dengan menikahi Peeta. Dia berfoto-foto dengan gaun pengantinnya, dan lain sebagainya. Semua itu membuat emosinya tercampur aduk. Puncaknya adalah, ketika Presiden Snow mengumumkan games untuk tahun ini. Tahun ke-75 Hunger Games merupakan tahun Quarter Quell. Jadi setiap 25 tahun, ada Quarter Quell. Kenapa setiap 25 tahun? Karena menandai perayaan kekalahan distrik-distrik dengan pesta besar-besaran, dan supaya lebih seru mereka menambahhkan siksaan bagi peserta. Nah itu dia. Quell selalu lebih waw dibanding games tahunan. 

Di Quarter Quell pertama, itu setiap distrik mengirimkan satu cowok dan satu cewek untuk memasukkan mereka ke dalam games. Bagaimana rasanya dikirimkan oleh tetanggamu sendiri? 

"Pada perayaan kedua puluh lima tahun, sebagai pengingat bagi para pemberontak yang membuat anak-anak mereka mati karena memilih untuk memicu kekerasan, setiap distrik harus mengadakan pemilihan dan memberi suara pada nama-nama peserta yang akan mewakili distrik masing-masing." - Presiden Snow, hlm 190. 
Eh, yang memicu kekerasan itu ngebunuh-bunuhin anak-anak yang tidak bersalah, tauk! *kesel* 

Untuk Quarter Quell kedua, Capitol melipatgandakan jumlah peserta. Menjadi dua kalinya. Jadi setiap distrik mengirimkan 2 cowok dan 2 cewek. Tapi hebatnya, Haymitch, mentor mereka, adalah pemenang di Quarter Quell tersebut. 

"Pada perayaann kelima puluh tahun, sebagai pengingat bahwa dua pemberontak mati demi satu penduduk Capitol, masing-masing distrik diminta untuk mengirim peserta dua kali lebih banyak." - Presiden Snow, hlm 190. 
Edan, ngadepin 47 peserta! 

Sekarang, adalah Quarter Quell ketiga, dan ternyata isinya adalah.. 

"Pada perayaan yang ketujuh puluh lima, sebagai pengingat bagi para pemberontak bahwa bahkan yang terkuat pun takkan bisa mengalahkan kekuatan Capitol, para peserta lelaki dan perempuan akan dipilih dari nama-nama pemenang yang masih hidup." - Presiden Snow, hlm 191. 
Karena hanya ada 1 pemenang perempuan dari distrik 12, Katniss kembali ke arena.
Sanggupkah ia untuk bertahan hidup--kali ini untuk kedua kalinya?



Catching Fire, api pemberontakkan tersulut, dan begitu api menyala, susah untuk meredamkannya. Bahkan ketika suatu bangunan yang kuat sekalipun, bisa dilahap api hingga hangus. Yang terkuat pun bisa terkalahkan. >:)

"Katniss Everdeen gadis yang terbakar, kau sudah mencetuskan api, yang dibiarkan tanpa pengawasan, percikan api itu bisa jadi kebakaran hebat yang menghancurkan Panem." - hlm 31. 


Monday, December 23, 2013

The Hunger Games - Suzanne Collins



Judul : The Hunger Games 
Seri : The Hunger Games #1 
Penulis : Suzanne Collins 
Penerjemah : Hetih Rusli
Penerbitan : Gramedia Pustaka Utama, Oktober 2009
Tebal : 408 hlm
ISBN : 9789792250756
Harga : Rp 58.000 (241013)

171213 until 201213


Dua puluh empat peserta. 
Hanya satu pemenang yang selamat.

Amerika Utara musnah sudah. Kini di bekasnya berdiri negara Panem, dengan Capitol sebagai pusat kota yang dikelilingi dua belas distrik. Katniss, gadis 16 tahun, tinggal bersama adik perempuan dan ibunya di wilayah termiskin di Distrik 12. 

Karena pemberontakan di masa lalu terhadap Capitol, setiap tahun masing-masing distrik harus mengirim seorang anak perempuan dan anak lelaki untuk bertarung dan ditayangkan secara langsung di acara televisi The Hunger Games. Hanya ada satu pemenang setiap tahun. Tujuannya adalah: membunuh atau dibunuh.

Ketika adik perempuannya terpilih mengikuti The Hunger Games, Katniss mengajukan diri untuk menggantikannya. Dan dimulailah pertarungan yang takkan pernah dilupakan Capitol.


Rilis tahun 2009! Baru baca taun 2013-_- telat banget yah aww. Tapi yaa biarin ajalah wekekekw. Sebenernya sih, beli buku ini uda Oktober 2013 kemaren, tapiiii berhubung banyaknya tugas dan buku yang belom dibaca, jadi dehh. So here we goes

Kisah The Hunger Games ini menceritakan tentang seorang gadis 16 tahun bernama Katniss Everdeen. Dia tinggal bersama ibu dan adiknya. Katniss merupakan tulang punggung bagi keluarga miskinnya itu, setelah ayahnya meninggal karena kecelakaan tambang. Karena ia sudah bisa berburu, apalagi berjalan-jalan di hutan, membawa binatang tangkapannya, ia mulai mahir untuk menukar binatang tersebut dengan segala kebutuhan keluarganya. Misalnya tupai ditukar dengan roti, dll. 

Katniss memanah untuk mendapatkan daging.

Katniss tinggal di wilayah termiskin di Distrik 12, distrik yang mempunyai banyak barang tambang, sehingga mata pencahariannya kebanyakan adalah penambangan batu bara. Ia tinggal di negara Panem, dengan ibukota Capitol yang dikelilingi 12 distrik. Dulunya, terdapat 13 distrik, tetapi karena terjadi pemberontakkan besar-besaran terhadap Capitol, Distrik 13 dihancurkan. Capitol memenangkan pertarungan itu, dan bersikap sangat keras terhadap distrik-distrik lainnya. 

Di Distrik 12, tampak tua merupakan prestasi karena begitu banyak orang mati muda di sana. Mereka yang bertubuh gemuk juga membuat iri banyak orang karena mereka tidak perlu mengais-ngais makanan seperti yang harus dilakukan oleh banyak orang. Tapi di sini berbeda. Keriput tidak diinginkan. Perut buncit bukanlah tanda kesuksesan. - hlm 140.

Setiap tahun, selalu diadakan acara televisi yang bernama The Hunger Games. Tujuan acara ini adalah untuk mengingatkan kepada semua distrik bahwa 'Capitol berkuasa, jangan macam-macam jika tak ingin mati seperti saat Pemberontakkan'. Jadi, semua distrik sekarang berada kekejaman Capitol. Salah satu kekejamannya adalah mereka diwajibkan oleh Capitol untuk mengirimkan setiap distrik 1 cowok dan 1 cewek untuk ditandingkan dengan distrik lain. Karena terdapat 12 distrik jadi terdapat 24 peserta. 

Rentang umur yang boleh bertanding adalah umur 12 hingga 18 tahun, semakin bertambah umurmu, nama yang dimasukkan ke pengocok itu tambah banyak. Jadi kalo umurmu 12, masukkin 1 nama. Kalo 13, masukkin 2 nama, dan seterusnya. Tapi nasib lain jika kau berada dalam kemiskinan seperti Katniss. Setiap tahun, jika mau mendapatkan tessera yang dapat ditukarkan dengan gandum, kau perlu memasukkan 1 nama. Jadi saat umur 12, Katniss memasukkan 4 namanya ke pengocok itulah (kek arisan gitu). Satu, karna diharuskan. 3-nya lagi untuk 3 tessera untuk ibu, Prim (adiknya), dan dirinya sendiri. 

Tahun ini, ke-74 The Hunger Games dimulai. Seperti biasa, mereka diwajibkan berkumpul di alun-alun untuk mendengarkan siapa yang mewakilkan distrik mereka. Hari Pemungutan, begitulah biasanya disebut. Setelah hari ini berakhir, para keluarga yang anaknya tidak menjadi peserta, bersenang-senang. Sebaliknya, para keluarga yang anaknya menjadi peserta, menutup tirai mereka dan berharap yang terbaik, walaupun itu mustahil. Begitu pula saat The Hunger Games dimulai, mereka wajib menonton keseluruhan prosesnya di TV rumah atau di alun-alun. WAJIB. Acara Hunger Games berisi 24 peserta yang dilepaskan dalam sebuah tempat, bisa hutan, gurun, atau apalah, dan wajib bertahan hingga tinggal 1 peserta. Para peserta harus bertahan dari cuaca, alam yang mengerikan, dehidrasi, kelaparan, dan yang paling parah.. dari para peserta lain yang berniat membunuh-bunuhi orang. 

Hari Pemungutan.

Kali ini, adiknya, Prim berusia 12 tahun, dan hanya memasukkan 1 nama ke dalam pengocok itu. Katniss memperkirakan kemungkinan adiknya dipilih itu kecil sekali dibanding namanya, karena ia memasukan 20 nama. Tapi ternyata nama yang keluar malah... Primrose Everdeen. 

Dengan kepanikan luar biasa, Katniss segera mengajukan diri sebagai pengganti adiknya. Di Distrik 12, relawan untuk menggantikan seseorang itu jarang sekali, bahkan walaupun peserta itu merupakan keluarganya, tetap saja tidak ada yang rela. Hanya kasih Katniss kepada Prim yang begitu besarnya :)
Bagi kebanyakan orang rasa bakti terhadap keluarga ada batasnya pada hari Pemungutan. Apa yang kulakukan adalah perbuatan radikal. - hlm 34. 

Katniss mengajukan dirinya. 

Peserta satu lagi, sang cowok, yaitu Peeta Mellark, a.k.a cowok yang udah ngebantu dia pasca ayahnya meninggal. Dengan begitu, lengkaplah 2 peserta untuk bertarung dengan 22 peserta lainnya. Hanya saja, Capitol tidak mengetahui bahwa besarnya cinta kasih Katniss untuk Prim, sehingga dia melakukan apa saja untuk tetap hidup, dan kembali lagi hidup normal dengan adiknya itu. Karna itulah, Katniss berjuang sekuat tenaga--dengan dorongan untuk hidup lebih besar dari yang lainnya--untuk menang, untuk kembali ke rumah dengan sehat. 

Peeta Mellark. 


Capitol tidak akan pernah melupakan petualangan The Hunger Games ke-74 kali ini. Karena dibalik kekejaman Capitol, masih banyak orang yang berani untuk melakukan aksi menentangnya. Hanya di The Hunger Games kita bisa memahami bahwa cinta dapat mengalahkan kejahatan, kekejaman, seberapa kuat lawannya.  

Jadi, siapa pemenang The Hunger Games ke-74?

Tuesday, October 29, 2013

Bliss #1 - Kathryn Littlewood



Judul : Bliss
Seri : The Bliss Bakery Trilogy #1
Penulis : Kathryn Littlewood
Penerjemah : Nadia Mirza 
Penerbitan : Mizan, November 2012 
Tebal : 310 hlm. 
ISBN : 9789794336908
Harga : Rp 50.000 (www.noura.mizan.com)

Lama membaca : 2 hari.


Musim panas itu, Rosemary Bliss melihat ibunya mengaduk halilintar ke dalam semangkuk adonan dan semakin yakin bahwa orangtuanya menggunakan sihir di Toko Roti Bliss. Rahasianya ada pada sebuah buku resep Bliss Cookery Booke. 

Namun, apa jadinya jika Rose dan Ty memutuskan bereksperimen dengan beberapa resep saat orangtua mereka pergi? Yah, beberapa Muffin Asmara dan Cookie Kebenaran sepertinya tak akan menimbulkan masalah, bukan? 

Saturday, October 26, 2013

The Enchanted Castle - Edith Nesbit



Judul : The Enchanted Castle
Penulis : Edith Nesbit
Penerjemah : Alva Indriani dan Teguh Hari
Penerbitan : Atria, November 2011
Tebal : 377 hlm. 
ISBN : 9789790244832
Harga : Rp 40.000 (penerbitatria.com)

Lama membaca : 3 hari.


Ketika Jerry, Jimmy, dan Cathy menemukan terowongan menuju sebuah kastel, mereka berpura-pura kalau itu adalah kastel sihir. Namun, ketika mereka membangunkan Putri Tidur di tengah-tengah labirin, hal-hal luar biasa mulai terjadi. 
Mereka pun masuk ke kastel dan menjelajahi lorong-lorong misterius hingga sampai di sebuah ruang rahasia yang penuh dengan harta karun. Di antara berbagai perhiasan indah, mereka menemukan sebuah cincin yang dapat mengabulkan permohonan. 
Namun, permohonan yang dikabulkan tidak selalu yang diinginkan. Anak-anak itu terpaksa berhadapan dengan keadaan yang tidak menyenangkan; saudara mereka menjadi tak kasatmata, dinosaurus, hantu, serta Ugly-Wugly yang mengerikan, sebelum akhirnya semua misteri itu terpecahkan.

LinkWithin