Artrevoir. \\ Follow // Dashboard \\
Showing posts with label < 50rb. Show all posts
Showing posts with label < 50rb. Show all posts

Friday, March 14, 2014

De Buron - Maria Jaclyn



Judul : De Buron
Penulis : Maria Jaclyn 
Penerbitan : Gramedia Pustaka Utama, September 2005
Tebal : 256 hlm
ISBN : 9789792283457
Harga : 

020314 until 030314



Cowok itu...
Hm...
Dia ditaksir sahabat Kimly gila-gilaan
Dia suka nyanyi lagu apa aja
Dia doyan banget makan pisang 
Dia tidur sekamar dengan Kimly
Dia tahu sesuatu tentang Kimly yang selama ini selalu disembunyikan cewek itu dari semua orang...

Tapi...
Dia juga buronan yang lagi diincar polisi! 


Ditya adalah buronan yang diincar polisi karena dituduh membunuh bos ayahnya. Ia berlari kesana kemari untuk mencari tempat pelarian, dan berakhir pada perumahan mewah di Jakarta. Ia hanya berharap, tempat ini mampu menampungnya sementara waktu, hingga nama dia dapat dibersihkan. 

Kimly adalah pacar Nino, cowok brengsek (malaikat bagi Kimly) yang hobi gonta-ganti pacar. Tapi si Kimly nih tetep keukeuh Nino itu cowok baik dan perhatian. Padahal sahabat-sahabat Kimly udah mewanti-wanti Kimly agar tidak jatuh terlalu jauh. 

Pulang sekolah, Kimly tersentak kaget dengan kedatangan seorang yang asing. Dia udah kotor, kurus, pokoknya gembel bangetlah. Baru saat ia akan berteriak karena ia mengenali wajah itu--wajah sang buronan ganteng yang diumbar-umbar sahabat Kimly tadi di sekolah--dari koran, Ditya segera membungkam Kimly.
Setelah negosiasi alot dengan Kimly, Ditya akhirnya diperbolehkan nginep sebentar disana. Tapi karena Kimly ketakutan Ditya bakalan ngapa-ngapain Kimly (secara dia pernah membunuh seseorang), Kimly menyuruh Ditya tidur di kamar mandi Kimly. Ia menggembok kamar mandi itu, memegang kuncinya baik-baik agar tidak pernah terlepas dari tangannya. 

Behari-hari mereka jalani bersama dalam satu kamar itu, Ditya pun jadi tau seluk-beluk kehidupan Kimly. Setelah agak lama, mereka akhirnya terbuka. Ditya jadi tahu selama ini Kimly menyimpan surat kaleng tentang "Kimly gak pantes buat Nino". Tapi Kimly selalu bersabar dan berusaha untuk menyeimbangkan langkah dengan Nino yang udah jauh. 

"Surat kaleng-surat kaleng itulah yang menjatuhkanku kembali ke tanah, menyadarkan aku kalo mimpi indah tidak akan bertahan selamanya. Jadi kapan pun aku harus siap kehilangan Nino, karena mungkin suatu saat nanti aku bakal bangun dari mimpi indahku dan Nino sudah pergi dari sisiku." - hlm 112. 

Masalah Kimly selain dengan Nino juga dengan orang tuanya yang udah gak beres. Ibunya udah menjadi workaholic dan gak peduli dengan dia lagi; sedangkan Ayahnya selingkuh dengan cewek lain. Selama ini, Kimly selalu tertutup dengan sahabat-sahabatnya, dia gak pernah cerita tentang ortunya ataupun masalah surat kaleng. Tapi karena kini ada Ditya, dia menjadi terbuka dengan cowok itu. 

Ketika ortunya memutuskan untuk bercerai, dan Nino ketahuan berselingkuh, Ditya selalu ada disampingnya. Sekarang Kimly pun sadar, bahwa tidak ada lagi yang namanya kepercayaan, karena mereka udah mengkhianati Kimly. 

Untungnya ia bisa menjalani dengan tegar karena ada Ditya. 
Namun gimana jadinya kalau Ditya akhirnya ditemukan polisi? Yang jelas, Kimly gak lagi punya pegangan. Yang jelas, Kimly bakal sangat merindukan Ditya.  

Kalau tahu begini, aku bakal ngejaga kamu di dalam kotak kaca, biar kamu jadi tahanan di hatiku selamanya. - hlm 227.  

Monday, February 24, 2014

Desperately in Love - Irin Sintriana



Judul : Desperately in Love
Penulis : Irin Sintriana
Penerbitan : Cakrawala, 2014
Tebal : 140 hlm
ISBN-13 : 9789793832449
Harga : Rp 28.000

200214


Tiba-tiba saja Senja mendapat kabar baik: impiannya berlibur ke tempat-tempat eksotis di Eropa terwujud. Namun sialnya, perjalanan itu harus ia lalui bersama lelaki paling menyebalkan di muka bumi.

Langit, lelaki itu, lebih dingin dari salju Gunung Titlis. Kesombongannya lebih menjulang dari Menara Eiffel. Namun siapa sangka jika pria itu memiliki daya pikat semanis gelato, yang membuat Senja bertekuk lutut?

Akankah kisah mereka sehangat temaram mentari Lucerne? 
Mampukah udara Eropa menyatukan hati keduanya?


Senja akhirnya mendapatkan kesempatan untuk keliling Eropa--seperti yang ia harapkan. Ia ikut dengan tur sahabat orang tuanya, Paman Ryan, yaitu Ryan Jaya Tour. Dengan tur ini, dia bisa keliling Eropa, dengan tour guide yang fasih berbahasa Inggris--jadi mudah dimengerti, dan bertemu orang-orang baru. Ia sudah berkenalan dengan separuh anggota tur lain kala di Bandara Soekarno Hatta. Tetapi, saat diperkenalkan dengan Langit, ia heran sendiri. 

Sejenak, ia menoleh menatap lelaki bernama Langit yang tampak tak menunjukkan ekspresi apa pun. Jangankan bersorak, tersenyum saja tidak. Senja mengernyit. Apa jadinya perjalanan 13 hari keliling Eropa nanti jika ia harus satu rombongan dengan lelaki dingin itu? - hlm 7.
Langit sebetulnya tidak seantusias para anggota tur lain. Ia sedang suntuk terhadap hidupnya karena Kristal, gadis yang ia cintai, menikah dengan pria lain karena pekerjaan Langit yang tidak "normal" bagi Kristal. Pekerjaan Langit adalah menulis lagu, dia menuliskan lagu beserta nadanya. Aneh, bagi Kristal, karena Langit tidak pernah maju sebagai penyanyi untuk menyanyikan lagunya yang indah--justru ia memilih dibelakang layar. Oleh karena itulah, Kristal meninggalkannya. Dengan segala patah hati itulah, ia malah dijodoh-jodohkan dengan Senja--yang kata Paman Ryan baik dan segalanya.

Tidak disangka-sangka (sudah disangka oleh Langit), bahwa Senja duduk bersebelahan dengan Langit di pesawat itu. Dengan gondok ia berusaha sabar ketika Langit mengerecokinya dengan segala sinisan tajam. Ia tidak peduli, toh nanti di bus ia akan duduk jauh-jauh dari Langit, dan pokoknya ia akan menjauhi pria itu. Sayang kan kalau liburannya ke Eropa ternyata jadi suram hanya gara-gara Langit?

Tiga belas hari di Eropa (dan hampir selalu duduk bersebelahan, karena hanya mereka yang tidak berpasangan), membuat segala sesuatunya berubah. Awalnya Langit menjauhi Senja, dan Senja pun begitu. Tapi karena Paman Ryan selalu meminta Langit menjaga Senja, mau tak mau ia merasa nyaman di dekat gadis itu. Senja pun merasa Langit menjadi lebih baik, lebih 'manusiawi', dan ia pun senang berada di sebelah Langit. Apalagi ketika Senja mengetahui profesi Langit sebagai penulis lagu, yang menurut Senja itu sangat keren, dan membuat hati Langit terasa senang pertama kalinya karena merasa ada seseorang yang mendukung karirnya.

Ia hanya butuh seseorang yang percaya pada mimpinya, sesederhana itu. - hlm 105.

Selama hari itulah, mereka selalu bersama-sama. Namun, tidak semua kisah berakhir happily ever after, bukan? Begitupun kisah tiga-belas hari di Eropa bersama Langit, tidak selamanya menjadi kisah indah. Karena setelah 13 hari ini, akankah mereka bertemu lagi? Senja tidak yakin. Apalagi setelah ucapan Langit yang membuatnya uring-uringan. Ketika mengetahui Langit tidak menyukainya... Untuk pertama kalinya, ia merasa sedih berada di Eropa, dan berharap segera pulang.

Seharusnya ia tahu, bahwa mimpi indahnya sudah berakhir. Ia akan kembali pada kesibukannya, pada pekerjaannya, pada sahabat dan keluarganya. Ia akan menghapus nama Langit, seolah lelaki itu tak pernah hadir dalam hidupnya. - hlm 137.


Tuesday, February 18, 2014

3600 Detik - Charon


maaf blur


Judul : 3600 Detik
Penulis : Charon
Penerbitan : Gramedia Pustaka Utama, Mei 2008
Tebal : 208 hlm
ISBN : 9789792237283
Harga : Rp 36.000

150214 until 160214


Sandra sangat terpukul ketika orangtuanya bercerai.... Dan hatinya semakin sakit ketika ayahnya memutuskan ia harus tinggal bersama ibunya, yang selama ini tak pernah dekat dengannya. Kemarahan yang menggelora menjadikan Sandra remaja yang bandel. Berulang kali ia dikeluarkan dari sekolah karena kenakalannya di luar batas.

Akhirnya ibunya memutuskan untuk pindah kota. Mungkin suasana dan lingkungan baru akan mengubah perilaku putrinya. Namun di sekolahnya yang baru ini Sandra sudah bertekad untuk membuat dirinya dikeluarkan lagi. Ia bertekad akan membuat ulah agar para guru tak tahan terhadapnya. Namun ia salah perkiraan. Pak Donny, sangat sabar menghadapinya. Wali kelasnya itu berpendapat, mengeluarkan Sandra berarti menuruti keinginan anak bandel ini.

Namun, lambat laun Sandra berubah. Orangtua maupun gurunya heran. Mereka yakin, Leon-lah yang membuat gadis itu berubah. Mereka juga bertanya-tanya, kenapa Leon bisa bersahabat dengan Sandra, sementara murid-murid lain justru menjauhi gadis urakan itu. Apa yang membuat Leon tertarik padanya, padahal keduanya bagaikan langit dan bumi. Leon adalah anak rumahan yang manis, bintang pelajar, sopan, tekun... berbeda seratus delapan puluh derajat dengan Sandra....



Sebenernyaa, aku minjem buku ini nih, ahahaha. :) Waktu itu temenku lagi bawa-bawa buku ini, yaudah deh sekalian aja pinjem hehehe. Kita mulai aja deh reviewnya. 

Sandra, anak hasil broken home ditinggal Papanya keluar negeri setelah ia bercerai. Papanya meminta Sandra tinggal bersama Ibunya padahal Sandra tidak dekat dengan Ibunya seperti ia dekat dengan Papanya. Ditinggalkan Papanya yang memilih pekerjaan dibanding anaknya, Sandra berulah. Ia menjadi anak nakal dan tidak memedulikan apapun lagi. Ia selalu bertengkar dengan Ibunya. 

"Yeah! Aku juga mau Papa berada di sini! Tapi kita tidak selalu mendapatkan apa yang kita inginkan, bukan?" - hlm 29.

Ibunya memutuskan pindah. Di sekolah yang baru, Sandra bertekad untuk dikeluarkan lagi. Ia tidak peduli mau Ibunya ngomel kek apa kek, terserah. Sandra udah gak ada kekuatan untuk hidup. Ia merokok, pergi ke kelab tiap malam, bolos sekolah berhari-hari. Ia menyakiti diri dia sendiri. Hingga ia bertemu Leon. 

Leon anak rumahan, baik, berprestasi. Leon tertarik dengan perilaku Sandra yang bebas dan hidup. Awalnya Sandra males banget sama si Leon, anak teladan yang minta untuk berteman dengan Sandra, tapi akhirnya Sandra nyerah juga. Semenjak itulah, Sandra terlihat memiliki aura kehidupan lagi. Tapi Sandra sendiri heran, kok bisa Leon mau temenan sama dia?

Ternyata Leon mengidap penyakit kelainan jantung. Ia tidak tahu sampai kapan ia akan bertahan hidup. Dokter dulu mengatakan ia tidak bisa hidup hingga 16 tahun, tapi toh ia berumur 18 tahun sekarang. Dokter tidak bisa memprediksikan kapan. 

Hingga suatu hari, Leon harus dioperasi karena jantungnya makin parah. Tapi kemungkinan hidup dan mati adalah 50-50. Mungkin ia akan hidup dan menjadi lebih baik setelah operasi, atau malah akan meninggal. Ia tidak tahu. Sebelum bertemu Sandra, ia tidak takut mati. Setelah bertemu Sandra, dan Sandra memberikannya semangat baru untuk hidup, ia menjadi takut kehilangan Sandra. Sandra pun takut ditinggalkan oleh Leon. 

Setelah ayahnya, kini Leon? 3600 detik, satu jam. Sandra dan Leon akan bersama, bercengkrama, tanpa takut akan kehilangan masing-masing. Tapi selewat itu, tidak ada yang tahu apa yang akan terjadi. 

"Aku selalu bertaruh setiap hari untuk hidupku dan sampai saat ini aku selalu menang, bukan?" - hlm 98.

Friday, February 7, 2014

Golden Bird: Alpha - Luna Torashyngu



Judul : Golden Bird: Alpha
Seri : Beauty and The Best #4
Penulis : Luna Torashyngu
Penerbitan : Gramedia Pustaka Utama, Oktober 2012
Tebal : 272 hlm
ISBN : 9789792287299
Harga : Rp 36.000 (061213)

010214 until 0801214


Kiss of Death, virus komputer yang ganas, mengancam miliaran komputer di seluruh dunia. Virus ini digunakan oleh penciptanya untuk memeras para pengguna komputer atau mereka akan kehilangan semua data yang ada di dalam komputer. Belum ada ahli komputer yang sanggup mengatasi kedahsyatan virus tersebut.

Sementara itu Yudha, yang baru saja mendapat gelar S2 bidang ilmu Komputer dari Amerika Serikat, mendapat pekerjaan sebagai guru komputer sekaligus kepala lab komputer di SMA Veritas. 

Fiona, cewek favorit di SMA Veritas dan anak pemilik Trisona Group--salah satu perusahaan nasional terbesar di Indonesia yang juga pemilik SMA Veritas--tertarik pada Yudha, tapi Yudha justru lebih tertarik pada Dian, bintang kelas di SMA Veritas yang berasal dari keluarga sederhana. Sikap Dian yang pendiam tapi misterius menarik perhatian Yudha. Seolah-olah Dian menyimpan rahasia yang sangat penting.

Dan rahasia tersebut mulai terkuak saat jaringan komputer Trisona Group dimasuki virus Kiss of Death, yang juga berpengaruh terhadap dunia global.

Jadi, harus ada yang mampu menghancurkan Kiss of Death, atau dunia akan kembali memasuki zaman kegelapan....


"Kiss of Death sejenis virus komputer. Virus ini menyerang jaringan komputer di perusahaan-perusahaan di seluruh dunia, termasuk Indonesia. Entah siapa yang membuat dan mengedarkannya. Tapi virus ini sangat kompleks dan berbahaya. Saat terinfeksi, komputer nggak dapat digunakan. Dan setelah dua puluh empat jam, virus itu akan memformat total seluruh hard disk yang ada pada komputer tersebut, dan berarti menghapus seluruh data yang tersimpan di dalamnya." - hlm 35. 

Aku gak begitu memerhatikan siapa penulis Golden Bird: Alpha. Barulah, pas aku pulang ke rumah, aku sadar itu penulisnya, Luna Torashyngu, a.k.a penulis seri Lovasket! -_-. Aku agak kaget pas menyadarinya, karena Lovasket itu membuatku waw. Semoga aja buku ini bisa memuaskanku. :) 

Buku ini dimulai dengan prolog yang lumayan cepat. Semuanya ditulis dalam paragraf, pov orang ketiga, tidak ada dialog. Aku belum membaca seri Beauty and The Best sebelumnya, kecuali yang pertama banget itu. Aku juga belum baca Golden Bird. Terbersit sedikit penyesalan, kenapa aku gak beli yang Golden Bird dulu sih? Terus, setelah searching di Goodreads, aku sadar kalau buku ini tidak terlalu terikat dengan buku sebelumnya. Walaupun aku agak kesel juga belum baca Golden Bird. 

Oke, balik lagi. Jadi ya prolognya cepat banget. Menceritakan asal-usul Trisona Group, yang penuh lika-liku. Singkatnya, Heru & Andini, suami-istri pemilik Trisona Group, merintis usaha ini dari muda. Mereka sempat diganggu oleh Winar, a.k.a sahabat Teddy, kakaknya Heru. Tapi akhirnya, Trisona Group bangkit setelah diporak-porandakan oleh Winar. Sekarang, Trisona Group sukses besar. 

Tiba-tiba, Yudha, datang ke SMA Veritas dan diangkat menjadi guru komputer serta kepala lab komputer di SMA Veritas. Dia anak yang cerdas, lulusan AS. Lalu ada Fiona, anaknya Heru, yang menyukai Yudha, tapi Yudha lebih tertarik kepada Dian, bintang SMA Veritas. Aku gak mau bahas cinta segitiga ini lebih lanjut karena aku gak begitu kasihan atau simpati terhadap Fiona, dan aku gak tertarik dengan cinta segitiga ini. Sip? 

Tiba-tiba, virus Kiss of Death, virus yang sangat mematikan itu, memasuki pertahanan sistem Trisona Group. Seiring dengan itu, beberapa perusahaan memutuskan kontraknya dengan Trisona Group dengan beberapa alasan. Sedangkan Andini yakin sekali Winar, yang tiba-tiba saja datang ke Jakarta untuk berkunjung ke rumahnya, berada di balik semua ini. Kejadian masa silam ditakutkan Andini akan balik lagi, lebih ganas, lebih buas. Lebih banyak musuh dalam selimut. 

Golden Bird: Alpha, mungkin saja dia, atau dia, atau dia, yang merupakan musuhmu dalam selimut. Berhati-hatilah terhadap segala sesuatu yang ganjil~ 

"Ya, dunia memang kecil. Tapi walau begitu, kita nggak akan bisa tahu apa yang terjadi di sisi lain dunia. Apa yang terjadi di baliknya. Kita hanya bisa tahu jika hal itu telah terjadi." - hlm 94.

Thursday, January 2, 2014

Sherlock Holmes: Penelusuran Benang Merah - Sir Arthur Conan Doyle


source: here. 


Judul : Sherlock Holmes: Penelusuran Benang Merah 
Seri : Sherlock Holmes #1
Penulis : Sir Arthur Conan Doyle 
Penerjemah : Sendra B. Tanuwidjaja
Penerbitan : Gramedia Pustaka Utama, November 2001
Tebal : 216 hlm. 
ISBN : 9789792290127
Harga : Rp 29.750 (211213)

221213 until 241213


Penelusuran Benang Merah merupakan buku pertama dalam seri Sherlock Holmes dan mengisahkan perkenalan Dr. Watson dengan sang detektif. Dr. Watson yang ketika itu belum mengetahui profesi Holmes, pada awalnya dibuat bingung oleh keeksentrikan pria itu serta kemampuannya yang unik. Holmes sangat pandai dalam ilmu deduksi dan mampu menebak keadaan seseorang hanya dalam sekali pandang. Tamu-tamu, yang mengunjungi rumah sewaan mereka di Baker Street, berasal dari berbagai kelas sosial mulai dari bangsawan sampai portir. Holmes mahir bermain biola, tapi lebih sering menggeseknya secara sembarang. Ia bisa tampak sangat bersemangat, namun di lain waktu termenung-menung dengan pandangan kosong seperti orang kecanduan narkotika. 

Dr. Watson baru memahami teman barunya itu ketika ia mengetahui profesi Holmes dan mendapat kesempatan untuk menyaksikan sang detektif bekerja, menelusuri benang merah pembunuhan yang terjadi di jantung kota London.


Bisa dibilang aku telat banget ya baru baca Sherlock Holmes sekarang-_-. Padahal aku udah lama mengenal nama itu, tapi baru sekarang tergerak (?) untuk baca buku dari awal. Aku emang hati-hati untuk baca Sherlock Holmes dari pertama, biar gak terlalu bingung. Dan kuakui, aku sama sekali gak nyesel beli ini :) ~ 

Dimulai dengan pertemuan Dr. Watson, seorang pensiunan dokter yang berusaha mencari tempat tinggal yang murah di London. Ia bertemu temannya, Stamford, yang mempertemukannya dengan Mr. Sherlock Holmes. Karena Holmes juga perlu sebuah tempat tinggal, tapi terlalu mahal untuk ditanggung sendirian. Dan mereka pun bertemu. Keeksentrikan Holmes mengunggah rasa penasaran Dr. Watson. Holmes dengan mudah menebak bahwa ia sehabis pulang dari Afganistan, dan memang ya. 

"Aku sangat berterima kasih kau sudah memperteukan kami. 'Objek yang paling tepat dalam studi keanusiaan adalah manusia itu sendiri,'" kukutip kata-kata orang bijak itu. "Kalau begitu, kau harus mempelajari Sherlock Holmes," kata Stamford saat kami akan berpisah. "Tapi kurasa kau akan menemui kesulitan. Berani taruhan, dia akan lebih banyak mempelajari dirimu daripada kau mempelajari dirinya." - hlm 20.
Ia begitu penasaran akan apa pekerjaan Holmes, karena Holmes bukan seseorang yang menyukai sastra, filsafat, astronomi dan bahkan Holmes tidak mengetahui Teori Corpenicus dan komposisi tata surya! Dr. Watson sungguh tidak habis pikir. Tetapi Holmes memiliki pengamatan terhadap orang lain yang begitu kuat, lalu pengetahuan kimia, geologi, dan mengetahui kasus-kasus atau berita-berita menghebohkan yang terjadi baik sekarang maupun masa lalu. Holmes juga mahir bermain biola, mungkin sebagai sampingannya, dan sangat mahir bermain pedang, tinju, dll.
"Otak manusia pada awalnya sama seperti loteng kecil yang kosong, dan kau harus mengisinya dengan perabot yang sesuai dengan pilihanmu. Orang bodoh mengambil semua informasi yang ditemuinya sehingga pengetahuan yang mungkin berguna baginya terjepit di tengah-tengah atau tercampur dengan hal-hal lain. Orang bijak sebaliknya. Dengan hati-hati ia memilih apa yang dimasukkannya ke dalam loteng-otaknya. Ia tidak akan memasukkan apa pun kecuali peralatan yang akan membantunya dalam melakukan pekerjaannya, sebab peralatan ini saja sudah sangat banyak. Keliru kalau kaupikir loteng-otak kita memiliki dinding-dinding yang membesar. Untuk setiap pengetahuan yang kaumasukkan, ada sesuatu yang terpaksa kaulupakan. Oleh karena itu, penting sekali untuk tidak membiarkan fakta yang tidak berguna menyingkirkan fakta yang berguna." - hlm 25. 
Setelah mengetahui apa profesi Holmes, Dr. Watson menjadi penasaran bagaimana caranya temannya itu bekerja. Suatu ketika, Holmes mendapat surat tentang kasus pembunuhan yang tidak wajar. Di sebuah rumah di Lauriston Gardens no. 3 yang tidak jauh dari Brixton Road. Seorang petugas menduga ada yang tidak wajar di rumah kosong itu ketika melihat cahaya. Saat itulah, ia menemukan mayat bernama Enoch J. Drebber. Tidak ada tanda-tanda perampokkan, walaupun ada darah, tetapi mayat itu tidak luka sama sekali. Sungguh mengherankan--mungkin sungguh menarik bagi Sherlock Holmes.

Tapi bagi kedua detektif resmi itu, Lestrade dan Gregson, kasus ini rumit sekali, hingga mereka memanggil Holmes untuk membantu mereka. Dan, di bagian dindingnya, terdapat tulisan RACHE yang dalam bahasa Jerman berarti pembalasan yang ditulis dengan darah.

Jelas, seperti yang diduga Holmes, tokoh kedua misteri ini mempunyai motif pembalasan. Tetapi pertanyaannya adalah, siapakah ia?
"Saat yang telah lama kutunggu akhirnya tiba. Musuhku berada dalam kekuasaanku. Tapi aku tidak bertindak tergesa-gesa. Rencanaku telah tersusun. Tidak ada kepuasan dalam membalas dendam, jika sasaran kita tidak menyadari siapa yang membalas dendam padanya dan kenapa ia mendapat pembalasan." - hlm 191.
Penelusuran Benang Merah - Study in Scarlet, bahwa ada karma untuk setiap perbuatan, apa yang kau tabur itu yang kau tuai! :)

Monday, December 30, 2013

Pengurus MOS Harus Mati - Lexie Xu



Judul : Pengurus MOS Harus Mati
Seri : Johan #2
Penulis : Lexie Xu
Penerbitan : Gramedia Pustaka Utama, April 2011
Tebal : 304 hlm
ISBN : 9789792269741
Harga : Rp 40.000 (211113)

211213 until 221213


Hai, namaku Hanny Pelangi, dan hidupku saat ini bagaikan sederetan mimpi buruk. 

Awalnya semua terlihat luar biasa. Aku sedang menikmati liburan yang menyenangkan bersama sahabatku, Jenny, di Singapura saat aku diminta pulang oleh pacar baruku, Benji, sang ketua OSIS, lantaran aku terpilih menjadi salah satu pengurus MOS. Wow! Terpilih menjadi anggota tim elite dan mendapat kesempatan menyiksa murid-murid baru? Siapa yang tidak mau?

Namun semuanya ternyata tidak seindah yang kubayangkan. Belum apa-apa rapat kami sudah diteror oleh seorang cowok bengal yang tidak naik kelas, sangat membenciku, dan hobi membuatku malu. Pokoknya, cowok yang minta diinjak mukanya deh.

Urusan ini bertambah parah saat Benji mengajak kami mengarang kisah horor bohongan seputar sekolah kami. Maksudnya sih untuk menakut-nakuti anak-anak baru. Tak disangka, kisah-kisah horor bohongan itu malah menjelma menjadi kenyataan. Satu demi satu pengurus MOS mengalami kecelakaan mengerikan yang tidak bisa dijelaskan. Puncak-puncaknya, nyawaku nyaris melayang.

Apakah yang menyebabkan kecelakaan-kecelakaan ini? Kutukan kisah horor yang berbalik menimpa kami? Anak baru yang dendam pada kami?

Kalau memang begitu, mengapa semua petunjuk mengarah pada Jenny?


"Mengarang kisah-kisah tentang kesialan bisa mengundang kesialan itu sendiri." - hlm 28.
Udah baca yang Obsesi (review)? Gapapa kalo belom, gak ada hubungannya kok. Emang ada sih beberapa adegan yang berhubungan, tapi gak masuk ke inti cerita, jadi selow aja. Tapi aku tetep saranin baca aja. Daripada bingung?

Oke, dimulai dari kepulangan Hanny dari Singapura setelah nemenin Jenny jalan-jalan disana. Dia seneng banget waktu tau dia jadi Pengurus MOS nanti. Karena emang pacarnya, Benji, itu Ketua OSIS jadi terserah dia siapa para pengurusnya itu. Akhirnya, Hanny pulang ninggalin Jenny sendirian. Karena para pengurus MOS harus ngadain rapat sebelum MOS dimulai.

Benji, emang Ketua OSIS yang ambisius banget, dia bahkan sangat terobsesi untuk ngadain MOS yang gak ada duanya. Dia pengen para Pengurus MOS ngenindas anak-anak itu, ngebentak-bentak mereka dll. Tujuannya untuk ngebuat mereka begitu sebel sampe pengen ngebunuh para pengurus MOS. Lalu, Benji juga nyaranin buat bikin 6 kisah horor, dan kisah-kisah itu diceritakan pas MOS.

Nantinya, mereka akan buat semacam perayaan besar-besaran untuk ngerayain selesainya MOS. Kisah-kisah horor itu bukan kisah yang sebenernya, dan isinya tuh kayak pembunuhan, terus arwah-arwah gitulah. Setiap cerita itu dibuat dan diceritain oleh satu orang, ada si Ivan, Benji, dll.

Gak taunya, satu per satu orang-orang yang menceritakan kisah itu kena batunya. Mereka kena kejadian yang sama dengan cerita mereka. Dan satu per satu pengurus MOS pun kecelakaan. Saat sedang mengusut kejadian ini, karena penasaran, tentu aja, Hanny sama temannya, Frankie berusaha mencari tau siapa otak di balik ini. Karena jelas bukan hantu. Pasti seseorang adalah dalangnya.

Tapi proses mencarinya bukan masalah mudah, bahkan Hanny sempat kecelakaan juga. Jadi siapakah yang punya otak cukup gila untuk melakukan semua tindakan itu? 

Pengurus MOS Harus Mati, jangan main-main terhadap sesuatu. Jangan menindas yang kecil, hanya untuk kesenangan. Karena apa yang kita tabur, itulah yang kita tuai. Semua ada karmanya.

Tidak semua cerita berakhir bahagia, tidak semua orang bebas menentukan kapan saat kematian mereka. Kalau bisa, aku juga ingin hidup lebih lama. - hlm 290.

Friday, December 27, 2013

Obsesi - Lexie Xu



Judul : Obsesi
Seri : Johan #1 
Penulis : Lexie Xu
Penerbitan : Gramedia Pustaka Utama, Oktober 2010
Tebal : 240 hlm.
ISBN : 9789792262704
Harga : Rp 36.000 

201213


Halo, namaku Jenny Angkasa dan hidupku saat ini bagai deretan mimpi buruk. 

Pertama-tama, aku dimusuhi Hanny, cewek paling populer di sekolah yang tadinya adalah sahabatku satu-satunya. Mantan sohibku itu kini menganggapku lebih rendah daripada amuba, bahkan aku dikutuk untuk menjalani hidup sial selamanya.

Kedua, dua teman sekelasku yang bernama sama denganku mengalami kecelakaan yang sangat mengerikan. Berdasarkan observasi umum, aku akan menjadi korban berikutnya. Bagaimana aku tidak deg-degan? 

Ketiga, aku mulai uring-uringan tinggal di rumah yang telah kudiami selama enam tahun terakhir. Memang sih, kabarnya rumahku dihantui oleh wanita bergaun putih dan berambut panjang serta anak perempuan kecil. Tapi selama ini kami hidup berdampingan tanpa saling mengganggu kok. Kini, mendadak beberapa kejadian aneh muncul di rumahku.

Apa yang terjadi sebenarnya? Benarkah penyebab semua masalah ini adalah hantu-hantu masa lalu? Atau gara-gara kutukan Hanny yang ternyata manjur banget? 

Atau mungkin ada misteri lain di balik semua ini?


"Yah, namanya juga sejarah, selalu terulang kembali. Kita belajar supaya saat ada yang terulang lagi, kita nggak ngulangin kesalahan yang sama." - hlm 21. 

Baru sekarang baca Johan series-_- aaa telat banget yah. Tapi sudahlah. Mari kita mulai kisah menegangkan ini. Eng ing eng... dimulai dengan Jenny Angkasa, cewek yang biasa-biasa aja dan mempunyai sahabat Hanny, cewek yang amat-populer. Suatu hari, Hanny memusuhi Jenny, karena suatu sebab yang gak bakal aku kasih tau karna entar spoiler. Hahahaha. 

Semenjak itu, Jenny berteman dengan duo Jenny, yang resenya minta digampar. Ada Jenny Bajaj, dan Jenny Tompel. Jenny Bajaj itu nyebelinnya ampun-ampunan karena dia adalah drama queen. Sedangkan Jenny Tompel itu punya tingkat kepo yang dewa banget. Tapi namanya juga Jenny, dia itu super sabar banget.

Sedangkan di rumahnya, yang digosipkan berhantu itu, dan didiami oleh wanita bergaun putih dengan rambut panjang dan anak perempuannya, mulai menampakkan sesuatu yang tidak biasa. Jenny menjadi semakin resah ketika ada hal-hal yang tidak bisa diungkapkan dengan logika terjadi. 

Selain itu, duo Jenny di kelasnya, mendapat kecelakaan. Jenny Bajaj, kecelakaan mobil, sedangkan Jenny Tompel kecelakaan di lab. kimia sekolahnya. Keduanya begitu parah hingga harus menginap di rumah sakit. Begitu banyak rentetan hal-hal buruk yang menimpa Jenny, hingga ia menjadi curiga. Terlalu banyak kebetulan. 

Apakah semuanya hanyalah kebetulan belaka? Atau benarkah dugaan Jenny bahwa ada yang aneh dari semua mimpi buruknya itu? 

Hanya di Obsesi kamu bisa menemukan artinya persahabatan sejati, dan saat terlalu terobsesi akan sesuatu dapat membahayakan. 

Tuesday, December 17, 2013

Mamamo - Sara Tee



Judul : Mamamo 
Penulis : Sara Tee 
Penerbitan : Gramedia Pustaka Utama, September 2012
Tebal : 224 hlm
ISBN : 9789792288148
Harga : Rp 38.000

251113 until 281113


Gara-gara Freya, boneka monyet Nerisa tersanngkut di pohon. Saat Nerisa menangis, Freya malah menyuruhnya memanjat dan mengambil Momo sendiri. Tapi Nerisa, yang tak bisa memanjat, akhirnya jatuh dari pohon, dan kakinya patah...

Sebelum pergi berobat ke luar negeri, Nerisa menitipkan Momo pada Freya, sahabatnya itu. Dia bilang dia akan kembali untuk mengambil Momo.

Dan bertahun-tahun kemudian, Nerisa memang kembali. Namun, kakinya pincang. Banyak orang mengolok-olok dan menatapnya dengan iba. Wajah cantik tapi kaki tidak sempurna. Bahkan Billy, pria yang sangat dicintainya, memutuskan hubungan karena kaki Nerisa yang pincang. 

Semua itu gara-gara Freya!


Namun Freya juga menyadari ia tak mungkin bisa bersama Nerisa. Jika terus bersama, mereka akan saling menyakiti. Kenangan tujuh tahun yang lalu tak akan terhapus sampai kapan pun, dan kaki Nerisa adalah buktinya. - hlm 207. 

TeenLit dengan cerita persahabatan tuh jarang loh *biasanya cinta-cintaan wae*, dan Mamamo itu keren untuk pembawaannya. Dimulai dengan kisah Prolog, dimana Freya sengaja melempar Momo (monyet-montok, boneka kesayangan Nerisa) ke pohon. Edannya, si Freya nyuruh ngambil Momo sendiri. Setelah didorong dan dibantu oleh Freya, Nerisa berhasil sedikit-demi sedikit memanjat. 

Namun, Nerisa jatuh dan kakinya patah hingga gadis itu pingsan di tempat. Sepulang dari rumah sakit, Freya segera menjenguknya. Tapi Nerisa malah menitipkan Momo, dan akan pulang. Karna dia berpamitan untuk berobat ke Singapura dan tidak tahu hingga kapan berada di sana. Setelah kepergian Nerisa, para orang tua menjauhkan anaknya dari Freya. Tidak ada satu pun yang menginginkan anaknya terluka gara-gara Freya seperti kasus Nerisa. Itu merupakan hukuman sosial terberat untuk gadis berumur 9 tahun.

"Nggak lah... Menurut gue kalian berdua nggak ada yang salah. Waktu itu kan lo masih kecil. Jadi nggak ada unsur kesengajaan. Cuma masyarakat aja yang suka mendramatisir peristiwa. Maklumlah, kalo ada gosip, makin digosok biar sip." - hlm 74. 

Bertahun-tahun kemudian, Nerisa pulang ke Jakarta untuk menemui sahabat lamanya lagi, Freya. Ketika ibunya bertanya apakah ada hubungannya Nerisa dengan mantan pacarnya, Billy, Nerisa berkata tidak. Jadi dengan bantuan Om Frans, kerabat ayahnya, dia bisa sekolah di tempat dan kelas yang sama dengan Freya. 

Sedangkan, tanpa diketahui Nerisa, Freya telah berubah, dia tidak bergaul lagi, mainnya sama komputer doang. Saat mereka bertemu, Freya selalu merasa bersalah dengan kejadian itu. Nerisa yang akhirnya sadar bahwa Freya berubah, berusaha meyakinkan dan mendapatkan kembali sahabatnnya. 

Tapi sanggupkah ia? Ketika Freya cuman ngacangin dia selama dia ngomong, dan tidak merespons apapun. Hanya di Mamamo kamu bisa menemukan artinya persahabatan sejati. ~ 
"Sahabat sejati adalah orang yang selalu mau membuka hati untuk bisa memaafkan kesalahan sahabatnya. Seberapa pun besarnya kesalahan itu." - 212.

Wednesday, December 4, 2013

Gosip dari Toilet Cewek - Rose Cooper



Judul : Gosip dari Toilet Cewek
Judul Asli : Gossip From The Girls' Room
Seri : Blogtastic! #1
Penulis : Rose Cooper 
Asli : AS
Penerbitan : Atria, Maret 2012
Tebal : 200 hlm
ISBN : 9789790244788
Harga : Rp 35.000

231113 until 291113


Jika ada sesuatu yang menarik terjadi di SMP Middlebrooke, Sofia mengetahuinya. 
Dan semuanya ada di dalam buku catatan super-rahasianya ....

Aku, Sofia Becker, pasti akan menjadi salah satu murid populer di Middlebrook, dan bukan seperti Mia St. Clarie. Karena itu, begitu naik ke kelas enam, dibantu oleh sahabatku, Nona Bows, aku akan bertekad mewujudkannya. Caranya dengan mengisi blog anonim di situs web sekolah dengan informasi-informasi menarik--yang kudapatkan dari Bilik Bau di toilet cewek.

Dan sekarang, mana yang lebih menarik? Mia yang naksir Andrew--yang pasti tidak akan mungkin karena Andrew suka padaku--atau kisah tragis salah satu murid Middlebrook yang ibunya mengandung lagi--kau tahu kan seperti apa orangtua saat mereka punya bayi? 


Cewek-cewek seperti Mia St. Clarie segera tertarik dengan benda-benda mahal sama seperti monyet yang langsung tertarik ketika melihat pisang. - hlm 85. 

Sofia Becker bukanlah seorang murid populer yang langsung populer dengan sendirinya seperti Mia St. Clarie. Bukan, dia hanyalah orang-orang biasa yang "tidak dikenal" begitudeh. Sekarang dia dan sahabatnya, Nona Bows, bermaksud untuk menjadi populer. Tapi Sofia sadar bahwa setidaknya Andrew--gebetannya itu--mengetahui namanya. Well, walaupun salah pengucapannya, tapi tetep aja kan. ;p 

Dia akhirnya memutuskan untuk membuat blog di situs web sekolah dengan anonim, nama web dia adalah: "Sang Blogger Blogstatic". Mulailah dia untuk "memburu" gosip-gosip hot di sekolahnya. Segala cara ia pakai, apalagi masuk ke dalam salah satu bilik toilet yang "dihantui". Kebanyakan cewek di angkatannya, selalu pergi ke toilet itu untuk bergosip. Dan itulah waktu dia untuk segera mencari informasi! *slurrpp. 

Aku juga harus mengumpulkan lebih banyak bahan gosip untuk blog-ku. Aku bertanya-tanya, apakah ada sebuah profesi yang disebut pengumpul gosip. Aku akan sangat memenuhi syarat! Dan aku memperoleh lebih banyak pengalaman dengan cepat. - hlm 43. 

Bilik itu tidak "dihantui" oleh sesuatu dari dimensi lain, sebenernya dari dimensi kita. Jadi toilet itu sejak seseorang meninggalkan bau yang sangat-amat-super-duper busuk disitu, dan semua orang langsung menghindari toilet itu. Dan walaupun harus masuk kesana, Sofia tidak begitu keberatan. Asalkan tidak ada yang menjulukkinya sebagai "Pengompol" karena terlalu lama berada di toilet. 

Kehidupan menjadi anonim dan mengubar-umbar gosip bagi Sofia adalah sesuatu yang menyenangkan. Dengan naiknya statistik pengunjung, ia sedang berjalan diatas tangga menuju puncak kepopuleran! Tapi bagaimana jika ia kehilangan buku catatan sebelum-ngeblognya yang penting banget itu? Karena semua gosip ada disitu! 

Parahnya lagi, identitas dia pun hampir ketahuan karena kecerobohannya. Walaupun begitu, mereka masih belum yakin siapa "Blogger Blogtastic" itu. Akhirnya ia memutuskan untuk membuat gosip tentang dirinya sendiri agar tidak ada yang curiga. Masalahnyaa, dia menulis tentang ibunya yang mengandung! Sekarang seluruh sekolah mengetahui guru mereka itu mengandung adik Sofia! Yeah, ibunya adalah guru disekolahnya! Betapa buruknya nasib Sofia Becker! Oh, tidaaaaaaakk!

Wednesday, November 27, 2013

Outsider #3 - Guiyeoni


maaf ngeblur *source here.


Judul : Outsider 3
Seri : Outsider #3 
Penulis : Guiyeoni
Penerjemah : Dwita Rizki
Asli : Korea
Penerbitan : Bentang Belia, Agustus 2013
Tebal : 290 halaman
ISBN : 9786027975118
Harga : Rp 49.000

221113 until 231113


Ibu Eun Chan menawariku untuk pindah ke luar negeri selama satu tahun. Karena merasa telah banyak mengacau di rumah, aku sepertinya harus pergi. Tapi, Eun Chan menyelamatkanku dari "pengusiran" ini. Jadilah aku harus menghadapi hari-hari ke depan bersama mereka lagi.

Satu demi satu misteri pada kehidupan baruku mulai terkuak setelahnya ...

Aku jadi tahu kenapa Ha Ru bersikap aneh kepadaku. Aku juga tahu ada hubungan apa antara Ha Ru dan Yoon Yeong, sahabatku. Tapi, semua ini terlalu memusingkan. Sampai tragedi yang hampir merenggut nyawaku terjadi. Lagi-lagi, Eun Chan yang datang. Kenapa bisa Eun Chan? Kenapa bukan Ha Ru? Semua orang justru memperingatkanku untuk menjauhi Ha Ru-ku .... T^T. Hidupku, sepertinya masih akan terus terombang-ambing, entah sampai kapan ....


"Tempat tanpa pengkhianatan, luka, maupun air mata. Nggak ada sama sekali orang tua yang bisa mengusik kita ...." - hlm 220. 

Baca buku sebelumnya dulu ya, si Outsider 2 (Artrevoir). Daripada kamu bingung jalan ceritanya, mending baca dulu buku itu, baru Outsider 3. Okeaayy? Sekilas cerita di Outsider 2 (tanpa spoiler dari buku itu kok). Karena misteri sudah terpecahkan, sayangnya itu membuat Han Seol sakit hati. Ia bermaksud meninggalkan keluarga Kang untuk selamanya. Dia pergi menemui Nana Eonni, teman satu-satunya itu. Ia menginap disana untuk beberapa hari. Sayangnya, Kang Bersaudara selalu berhasil menemukannya. 

Hingga Kang Ha Ru muncul di mukanya, ia begitu kesal, juga sedih. Sebab ia teringat lagi dengan kenyataan itu, bahwa cinta Ha Ru itu ternyata palsu. Hingga ibu Eun Chan yaitu Nenek Sihir bertemu dengan  Seol lagi. Ia meminta Seol pergi dari Korea ke Selandia Baru untuk sekolah. Segala tetek bengek paspor, tiket pesawat sudah disiapkan secara rapi oleh Nenek Sihir. Seol hanya tinggal pergi. Berat untuk Seol. Tapi ia tidak tahan di Korea, selama muka Ha Ru terus muncul, ia semakin tidak tahan. Ia mengiyakan untuk pindah. 

"Semakin lama akan semakin parah. Kamu akan merasakan rasa sakit yang tak tertahankan kalau terus berhubungan dengan keluarga itu. Lebih baik kamu pergi untuk sementara. Hanya sampai hatimu dan hati anak-anak itu bisa tenang." - hlm 53-54.

Tapi, Eun Chan akhirnya mengetahui bahwa Seol akan pergi ke luar negeri. Ia menyusul gadis itu di bandara. Walaupun dengan segala macam penyamaran--topi, baju, dll--Eun Chan dapat menemukan Han Seol. Itu karena Seol memakai kalung pemberian Eun Chan-_-. Sepulang dari bandara, Eun Chan membawa Seol ke suatu tempat tak terduga. 

Suatu tempat yang tidak pernah diduga sama sekali oleh Seol. Seseorang yang tidak pernah diduga Seol, yang tinggal di tempat itu. Ketika kenyataan berbalik, ketika semua akhirnya jelas terungkapkan. Seol akhirnya mengerti dengan pasti alasan Kakek mengadopsinya. Walaupun terdengar simpel, ia mengerti. Ia pun mengerti ada apa antara Yoon Yeong, sahabat dia, dengan keluarga kaya raya itu. 

Ia mengerti. Akhirnya, dia tahu. Tapi masalah kembali pelik ketika Ha Ru dan Eun Chan sama-sama menyatakan perasaannya kepada Han Seol. Ia menyukai Ha Ru. Tetapi, semua orang memperingatkan Seol untuk menjauhi Ha Ru. Tapi selama ini, Eun Chan selalu ada di sampingnya. Bahkan ketika Eun Chan disakiti oleh Seol, dia seperti tidak pernah rapuh. 

Sejujurnya, aku muak dan lelah. Sekarang aku sudah tidak bisa lagi terluka dan menangis karena Ha Ru. Aku juga ingin tertawa. - hlm 62. 

Diantara dua orang itu.. kemanakah hati Han Seol akan berlabuh? 
Hanya di Outsider 3 kamu akan tahu rasanya mencintai dan dicintai, ketika sebuah perasaaan harus terluka begitu dalam. 

Tuesday, November 5, 2013

Lovasket #3 - Luna Torashyngu



Judul : Lovasket 3: The Final Game
Seri : Lovasket #3
Penulis : Luna Torasyngu
Penerbitan : Gramedia Pustaka Utama, Desember 2011
Tebal : 376 hlm
ISBN : 9789792277623
Harga : Rp 48.000

041113 until 051113


Meniti karier sebagai pemain basket profesional memang nggak gampang. Apalagi bagi Vira, yang bergabung dengan klub baru yang mayoritas pemainnya masih muda dan minim pengalaman bertanding, sehingga mereka harus bekerja keras agar bisa bersaing di kompetisi klub tingkat nasional.

Sayang, perjalanan karier Vira nggak berjalan mulus. Cedera lama itu kembali menghantuinya di tengah-tengah musim kompetisi. Bukan hanya harus berbaring di rumah sakit dan absen bertanding, dia juga harus melupakan mimpinya menjadi pemain basket profesional karena terancam lumpuh total!

Untunglah ada Niken, Rida, dan teman-teman lain yang memberi dukungan. Bahkan Stella, yang tadinya bermaksud meninggalkan dunia basket, kembali hanya demi Vira.

Mampukah mereka membangkitkan semangat hidup Vira dan membuatnya kembali mencintai basket walau Vira tahu dia nggak akan bisa berjalan lagi?




Memang, nggak ada guru yang lebih baik selain pengalaman kita sendiri. - hlm 26. 

Aku memang lagi maraton baca seri Lovasket sekarang ini heeheh. Selain ceritanya yang seru banget, Lovasket  itu bisa banget ngajarin aku yang kagak tau apa-apa tentang basket. Lovasket 3 ini jauh lebih seru dibanding Lovasket 2 yang seperti udah aku bilang, kurang gereget. 

Dimulai dengan kisah Vira yang sekarang dipunyai tim Puspa Kartika dengan beberapa rekan-rekan setimnya yang ada, banyaklahh, yang pasti Stella (yang sekarang jadi sahabatnya gitudeh), gak ikut tim ini karena kesibukannya kerja plus kuliah. Yup, Vira sekarang lagi kuliah, setelah lulus dengan baik dari SMA 31. Vira juga sering dapet dispensasi dari kuliahnya yang bolong-bolong karena harus latihan dengan tim Puspa Kartika, dengan pelatih Pak Andryan. 

Puspa Kartika bisa menang dengan baik melawan tim Mataram Putri dari Jogjakarta, saat kandangnya di Bandung. Saat ini tim Puspa Kartika berisi pemain-pemain yang handal, terdapat pula Lusi, tim Senior Jawa Barat dulu. Pertandingan selanjutnya melawan tim Maharani Kencana dari Jakarta, yang berisi pemain-pemain untuk tim nasional. Sulit untuk mengalahkan Maharani Kencana, tapi Vira tetap optimis. Apalagi dia ingin balas dendam ke Bianca, salah satu pemain Maharani Kencana, karena saat duel 1 to 1  streetball di Bandung dulu, dia sempat kalah. 

Tim Puspa Kartika kalah dari Maharani Kencana. Tapi kamu tau kan, kalo keberhasilan adalah kekalahan yang tertunda? Pertandingan selanjutnya dengan Arek Putri dari Surabaya yang tangguh. Tapi saat pertandingan, kaki Vira cedera. Bukan cedera baru, tapi cedera lama yang sudah ada sejak tahun-tahun lalu. Dia langsung dibawa ke rumah sakit. 

Dokter yang menangani Vira membawa kabar buruk. Vira gak bisa lagi berjalan, kaki kanannya lumpuh. Semua sangat kaget mendengarnya, tapi yang lebih buruk adalah reaksi Vira. Sudah diperhitungkan, Vira langsung muram dan tidak punya lagi semangat hidup. Seperti saat ayahnya dituduh korupsi, ia menjadi sangat tertutup. Banyak teman yang ingin membesuknya, tapi Vira hanya memperbolehkan beberapa. Tapi baik Niken maupun lainnya belum sanggup mengembalikan Vira ke yang dulu. 

Vira sangat marah kepada dirinya sendiri. Hingga ia bermaksud untuk melukai dirinya, untunglah tidak parah. Walaupun dia sudah baikan, Vira masih gak mau bertemu dengan teman basketnya, maupun hal-hal yang berhubungan dengan basket. Hingga Stella pun jauh-jauh dari Jakarta dan memboloskan kuliahnya untuk mendorong Vira agar semangat lagi. 

Tapi, sanggupkah orang-orang itu untuk membuat Vira mencintai basket lagi? Sanggupkah Vira menerima diri sendiri apa adanya? Hanya di Lovasket 3: The Final Game, kamu bisa menemukan artinya kehidupan, kepercayaan, dan pertandingan basket yang menegangkan juga... mengharukan. :') 

Monday, November 4, 2013

Lovasket #2 - Luna Torashyngu



Judul : Lovasket 2: For the Love of the Game
Seri : Lovasket #2
Penulis : Luna Torashyngu
Penerbitan : Gramedia Pustaka Utama, Juni 2010
Tebal : 264 hlm.
ISBN : 9789792258196
Harga : Rp 45.000

031113 until 041113


Vira senang bukan main saat terpilih menjadi anggota tim junior Jawa Barat untuk mengikuti Kejuaraan Nasional. Nggak cuman Vira yang terpilih, Rida juga.

Tapi kegembiraan Vira nggak berlangsung lama. Tanpa diduga, dia kembali bertemu bekas teman yang sekarang jadi seterunya, Stella. Luka lama pun terkoyak kembali. Perseteruan mereka nggak cuman berlangsung di luar lapangan, tapi juga ke dalam tim.

Stella hanya satu dari berbagai masalah yang menghampiri Vira untuk menggapai impiannya bermain di Kejuaraan Nasional. Masalah lain muncul silih berganti di dalam tim, yang memengaruhi emosi dan pikiran Vira. Belum lagi soal hubungan Niken dan Rei yang lagi renggang. Vira tahu sebuah rahasia tentang Rei, dan dia harus menyimpan rapat-rapat rahasia tersebut dari Niken, apa pun yang terjadi.

Di sisi lain, Stella juga punya masalah pribadi yang nggak kalah peliknya, yang memengaruhinya dalam tim. Belum lagi kenangan masa lalunya, yang membuatnya selalu memusuhi Vira. Jalan untuk jadi pemain basket profesional emang nggak mudah! 


Emmm. Lagi-lagi minjem er-__-. Tapi yaudahdeh, tapi kalo ada buku karya Luna Torashyngu lagi, pasti aku bakalan beli! Wkwkwk. Buku sebelumnya, Lovasket #1 (review Artrevoir) itu sangat memuaskan, walopun aku cuman beri 3 bintang. Ada perbedaan di buku Lovasket #2 ini, dan itu termasuk tipisnya buku ini. Huufft. Aku berharap isinya sama seru dengan Lovasket #1. 

Kisah ini, dimulai dengan Vira, yang sekarang memasuki tahun terakhirnya di SMA 31 Bandung. Gak disangka-sangka, dia dan Rida, rekan tim sebasketnya di SMA 31, dipanggil oleh Pak Andryan untuk mengikuti seleksi menjadi tim junior mewakili Jawa Barat di Kejuaraan Nasional. Disitulah dia bertemu kembali Stella, musuh bebuyutannya di SMA Altavia. 

Setelah seleksi pertama, terbentuklah tim Junior Jawa Barat dengan personel-personel terbaiknya. Di awal pelatihan itu, Stella dan Vira sempat bersitegang dengan seru dan memperburuk keadaan tim. Hal itu menjadi gangguan karena Stella dan Vira merupakan pemain yang sama-sama handal. Dibawah ancaman pelatih, mereka berdua menjadi pemain profesional, dan sedikit sanggup melepas permusuhan untuk kerjasama tim. 

Hidup Vira jadi sedikit runyam ketika hubungan Niken dan Rei menjadi renggang. Bukan masalah Vira sih, tapi masalahnya Vira nggak sanggup liat sahabatnya ngurung diri di kamar sambil nangis, padahal dia tahu apa yang sebenarnya terjadi pada Rei. Bukan cuman hidup Vira yang runyam, tapi hidup Stella pun berbalik 180 derajat. Ketika Ibu Stella masuk rumah sakit akibat KDRT dan perceraian antara kedua ortunya, Stella juga kehilangan semua harta benda-nya karena gak ada lagi ayahnya yang menghidupi dia. Sekarang, Stella pun sadar dia lebih bisa menghargai lembaran uang. 

Karena masalah keluarga itulah, Stella keluar dari tim. Ditinggal Stella, Vira merasa aneh banget, dan keadaan timnya pun menjadi berubah. Masalah pelik datang ketika tim Junior Jawa Barat nggak sanggup masuk ke final dan kembalinya Tim Senior. Sebenernya, Tim Senior Jawa Barat ini sendiri sempat mogok latihan karena fasilitas dan uang yang didapatkan, dan tidak mau bertanding. Pihak panitia Jabar bermaksud untuk mengganti mereka semua dengan tim Junior dengan konsekuensi kekalahan. Tapi ketika mereka berunding dengan pihak panitia, tim Senior setuju untuk kembali bertanding. 

Tentu aja Vira nggak setuju dengan keputusan itu. Dia udah capek-capek tanding, malah digantikan dengan Tim Senior? Dia mengajukan pertandingan antara Tim Junior dan Senior! Walaupun terlihat gak mungkin, Vira sebagai motor berusaha meningkatkan semangat kerja timnya. Berhasilkah mereka merebut tempat dan menjadi pemain basket profesional? 

Hanya di Lovasket 2: For the Love of the Game kamu bisa menemukan artinya persahabatan dan pertandingan basket yang menegangkan! :) 

LinkWithin