Artrevoir. \\ Follow // Dashboard \\
Showing posts with label The Hunger Games series. Show all posts
Showing posts with label The Hunger Games series. Show all posts

Sunday, January 5, 2014

Mockingjay - Suzanne Collins



Judul : Mockingjay
Seri : The Hunger Games #3
Penulis : Suzanne Collins
Penerjemah : Hetih Rusli
Penerbitan : Gramedia Pustaka Utama, Januari 2012
Tebal : 432 hlm
ISBN : 9789792278439
Harga : Rp 61.200 (021113)

301213 until 010114

The Hunger Games #1The Hunger Games #2




Katniss Everdeen selamat dari Hunger Games, dua kali. Tapi Katniss belum sepenuhnya aman dari ancaman Capitol meskipun sekarang ia dalam lindungan Distrik 13. 

Pemberontakan makin merajalela di distrik-distrik untuk menjatuhkan Capitol. Kini tak ada seorang pun yang dicintai Katniss aman karena Presiden Snow ingin menumpas revolusi dengan menghancurkan Mockingjay... bagaimanapun caranya.


Tapi baru pada saat aku berdiri di atas meja, melambaikan tangan perpisahan pada orang-orang yang menyebut namaku, aku baru bisa menjelaskan perasaan ini. Kekuatan. Aku memiliki kekuatan yang sebelumnya tak pernah kusadari. Snow mengetahuinya, saat aku mengeluarkan buah-buah berry itu. Plutarch mengetahuinya ketika dia menyelamatkanku dari arena. - hlm 104.

Kembali lagi dengan seri The Hunger Games yang gak pernah kenyang membuat kita terpukau. :) Setelah Hunger Games ke-74 dan Third Quarter Quell, apakah kau mengharapkan Katniss untuk masuk lagi ke Hunger Games ke-76? Sejujurnya sih, mau. Hahaha, tapi kasian Katniss juga. :p Tapii, Katniss masuk ke arena pertarungan yang nyata di hadapannya, bukan lagi palsu buatan Capitol brengsek hahaha. 

Oke, di Catching Fire, inget kan kalo Gale bilang 'gak ada lagi distrik 12'? Yaps, Distrik 12 sepenuhnya di bom oleh Capitol segera setelah Katniss meledakkan arena pertarungan. Ternyata, Plutarch (ketua Juri Pertarungan Hunger Games) itu mata-mata untuk Distrik 13. Yoii, Distrik 13 masih hidup, oi! Jadi, Plutarch segera ngambil Katniss, Finnick Odair (Distrik 4), Beete (Distrik 3) yaitu para peserta yang masih hidup kala itu, untuk dibawa ke perlindungan bawah tanah di Distrik 13. 

Distrik 12. Gimana kabarnya tanah kelahiran Katniss itu? Well, musnah sudah. Bahkan gak ada lagi Madge, anak walikota yang sahabat ceweknya Katniss, terus semua orang yang dikenalnya. Hanya beberapa orang yang berhasil selamat termasuk keluarganya. Bahkan keluarga Peeta pun gak selamat. Hanya sedikit anak dari kota yang berhasil. Kebanyakan anak dari Seam. 

Katniss sekarang tinggal di Distrik 13, bersama Gale, keluarganya, Haymitch, Plutarch, dan mempunyai presiden baru, Alma Coin. Di sini, mereka meminta Katniss menjadi Mockingjay mereka, membuat propo untuk menyemangati para pemberontak. Karena dibutuhkan semangat untuk membuat para distrik bersatu. Karena Katniss emang dari sononya gak bisa berpura-pura untuk meneriakan kata-kata pembangkit semangat tanpa semangat dari dirinya sebagai Mockingjay, jadi dia diturunkan ke lapangan, ke Distrik 8 tepatnya, saat banyak dari rakyat mereka itu terkena serangan bom, jadi berada di rumah sakit. Ketika Katniss sedang menghibur mereka para pemberontak dan rakyat yang tersiksa, Katniss mendengar adanya serangan bom lagi. Dia diperintahkan oleh Haymitch (dari udara) untuk segera berlindung dan jangan sampai terekspos. Tapi Katniss dan Gale langsung bergerak mehantam pesawat-pesawat itu dengan busur yang berapi, berlistrik. Karena kebanyakan, mereka tidak sanggup menghentikan bom mengenai rumah sakit dan menewaskan ratusan orang yang sekarat. 

"Presiden Snow bilang dia mengirimi kita pesan? Kalau begitu, aku juga punya pesan untuknya. Kau bisa menyiksa kami, mengebom kami, dan membumihanguskan distrik-distrik kami, tapi kau lihat itu?" Salah satu kamera mengikuti arah yang kutunjuk, pesawat-pesawat yang terbakar di atas atap gedung di seberang kami. Lambang Capitol di sayap pesawat tampak jelas di antara kobaran api. "Api sudah tersulut!" Aku berteriak sekarang, bertekad agar Snow tidak kehilangan satu pun kata-kataku. "Dan jika kami terbakar, kau terbakar bersama kami!" - hlm 113.

Tapi, Katniss sebenarnya ogah juga loh jadi Mockingjay. Tugas Mockingjay untuk menggabungkan para pemberontak dari distrik-distrik lain. Dan Katniss gak mau pada awalnya, tapi ia terpikir untuk meminta imbalan untuk itu. Peeta, Johanna, Annie Cresta, Enobaria, itu dibawa ke Capitol untuk dijadikan tahanan, bukan dibunuh, justru untuk membuat Katniss hancur. Peeta, dipaksa untuk mengusulkan gencatan senjata, damai de el el. Katniss akhirnya mau menjadi Mockingjay dengan syarat yang banyak sekali (hahaha): diizinkan memelihara kucingnya, dapat berburu bersama Gale (karena dia pengap terus terusan dibawah tanah), Gale dijadikan teman pemberontak, Peeta (karena kata-katanya itu menyulut amarah pemberontak) dia diampuni kesalahan ngomong gencatan senjata dan segala pro-nya terhadap Capitol--juga Johanna, Annie, Enobaria, dan yang terakhir Katniss sendirilah yang membunuh Snow

Katniss rempong juga ya? Hahaha. Well, ada beberapa bagian yang aku suka di pemberontak ini. Si Beete, itu ahlinya teknologi. Jadi, setiap propo atau iklan berisi Katniss sebagai Mockingjay, akan dimasukkan ke setiap siaran live Capitol. Jadi setiap ada siaran Capitol muncul, di terobos pertahanannya, dan disisipkan sedikit-sedikit iklan tersebut. Keren eh? :D Sehingga semua orang nonton propo pemberontak termasuk si putih-jenggot Snow!

Akhirnya, tim pemberontak berusaha menyelamatkan Peeta. Karena akhir-akhir ini dia makin terlihat tersiksa di televisi. Tapi o-oh, ketika dia berhasil diselamatkan (bahkan dengan mudah), Peeta berusaha membunuh Katniss dengan mencekik gadis itu! 

Apakah Mockingjay akan hancur? Ketika seseorang yang amat dicintainya melupakannya begitu saja dan menganggapnya adalah musuh? Menganggapnya seseorang yang bertanggung jawab atas kematian keluarga Peeta? Ada apa sih sama Peeta-___-. 

"Presiden Snow pernah mengaku padaku bahwa Capitol itu rapuh. Pada saat itu, aku tak tahu apa maksudnya. Sulit bagiku untuk melihat dengan jelas karena aku sangat takut. Sekarang aku tidak takut lagi. Capitol rapuh karena menggantungkan segalanya pada distrik-distrik. Makanan, energi, bahkan para Penjaga Perdamaian yang mengawasi kita. Jika kita menyatakan kemerdekaan kita, Capitol akan hancur. Presiden Snow, berkat dirimu, secara resmi aku menyatakan diri merdeka hari ini." - hlm 187.

Dan lagi, sanggupkah Katniss menggabungkan kekuatan-kekuatan distrik-distrik itu? Karena jika distrik bersatu, tamatlah Capitol! Tapi susah untuk menggabungkan, apalagi Distrik 2 yang masih bertahan di Capitol. Mereka harus merelakan beberapa nyawa warga Distrik 2 untuk mendapatkan distrik itu ke tangan pemberontak. Selalu susah untuk berperang terhadap saudara sendiri
"Para pemberontak bukanlah musuh kalian! Kita semua punya satu musuh yang sama, dan musuh kita adalah Capitol! Ini kesempatan kita untuk mengakhiri kekuasaan mereka, tapi kita membutuhkan setiap orang di semua distrik untuk melakukannya!" - hlm 237.

Dan ketika... seseorang yang amat-dicintainya, seseorang yang amat dekat dengannya, meninggal? Sanggupkah Mockingjay bertahan?

We will see. Mockingjay, tidak semua orang bisa dipercaya. Kadang setiap orang memiliki sisi buruk dan baiknya. Dan setiap kejadian ada hikmah dan akibatnya, long live our Mockingjay, Katniss Everdeen! :'D 

"Mati atau hidup, Katniss Everdeen akan menjadi wajah bagi pemberontakan ini. Jika tekadmu goyah, pikirkan sang Mockingjay, dan di dalam dirinya kau akan menemukan kekuatan yang kaubutuhkan untuk menyingkirkan Panem dari para penjajahnya." - hlm 319.

Sunday, December 29, 2013

Catching Fire - Suzanne Collins



Judul : Catching Fire: Tersulut 
Seri : The Hunger Games #2 
Penulis : Suzanne Collins
Penerjemah : Hetih Rusli
Penerbitan : Gramedia Pustaka Utama, Juli 2010
Tebal : 424 hlm. 
ISBN : 9789792259810
Harga : Rp 52.500 (021113)

271213 until 301213


Api pemberontakkan sudah tersulut. Dan Capitol ingin membalas dendam. 

Katniss Everdeen berhasil keluar sebagai pemenang Hunger Games bersama Peeta Mellark. Tapi kemenangan itu menyulut kemarahan Capitol. Kemenangan Katniss ternyata membangkitkan semangat pemberontakan di beberapa distrik untuk menentang kekuasaan Presiden Snow yang kejam. 

Presiden Snow mengancam Katniss untuk meredakan kegelisahan penduduk distrik dalam Tur Kemenangan. Satu-satunya cara meredam keinginan penduduk untuk memberontak adalah dengan membuktikan bahwa dia dan Peeta saling mencintai tanpa ada keraguan sedikit pun. Jika gagal, keluara dan semua orang yang disayangi Katniss menjadi taruhannya....


WARNING! Di resensi ini terdapat spoiler untuk buku pertama! 

Udah baca buku pertamanya? Kalo belom, aku kasih sedikit gambaran tentang buku pertama. 
Di The Hunger Games (review) ke 74 tahun lalu, Katniss berusia 16 tahun menggantikan posisi adiknya yang terpilih dalam games. Setiap distrik wajib mengirimkan 1 cowok dan 1 cewek untuk bermain ke dalamnya, dan berusaha bertahan hidup hingga tinggal 1 peserta. Karena ada 24 peserta, berarti ada 23 orang yang mati. 



Katniss, sangat menyayangi adiknya, ibunya, Gale, semua orang di distriknya. Jadi dia berusaha sekuat tenaga untuk hidup, demi mereka. Karena dorongan itulah, dia dan Peeta rela untuk bersandiwara di depan masyarakat Capitol dan berkata bahwa mereka saling mencintai. Tapi mereka tidak bisa hidup bersama, karena hanya ada 1 pemenang. 

Selama games, Katniss diberi tau bahwa boleh 2 pemenang, asal berasal dari distrik yang sama. Ia dan Peeta langsung bersekutu. Tapi ketika yang tersisa hanya mereka, Peeta dan Katniss, peraturan diubah lagi menjadi 1 pemenang. Katniss berpikir 'mengapa pula Capitol perlu 1 pemenang?' boleh kan sekali-sekali Capitol gak punya pemenang. Jadi, Katniss mengambil buah berry yang dapat membunuh dengan satu gigitan, dan membaginya dengan Peeta. 



Seneca Crane, juri pertarungan kali itu, langsung menghentikan perbuatan mereka dan mengumumkan bahwa mereka-lah pemenang kali ini. 2 pemenang. Karena, jelas, lebih baik ada daripada tidak sama sekali. Dan jika Capitol tidak memiliki pemenang, tentu saja mereka akan malu sekali. 

Kalau aku bisa mengambil keputusan, aku akan berusaha melupakan Hunger Games sepenuhnya. Tak pernah membicarakannya. Berpura-pura bahwa semua ini hanyalah mimpi buruk. Tapi Tur Kemenangan membuatnya tidak mungkin. Tur ini sengaja ditempatkan di antara Hunger Games tahunan, itulah cara Capitol menjaga agar kengerian Hunger Games selalu terasa segar dan tidak pernah jauh. Para penduduk di distrik tidak hanya harus mengingat tangan besi kekuasaan Capitol setiap tahunnya, tapi mereka juga dipaksa untuk merayakannya. - hlm 10. 

Seperti yang bisa kita liat di sinopsis buku kedua, Katniss dan Peeta belum selesai menjalankan segala tentang Hunger Games ini. Mereka harus melakukan tur keliling distrik, yang sekarang sedang memberontak. Bagi mereka, Katniss-lah yang sekarang menjadi harapan mereka, membawa perubahan, pembawa revolusi baru. Harapan. 

Karna itulah, Presiden Snow marah sekali terhadap Katniss, dan mengancamnya untuk meredakan semua pergolakan itu. Menghancurkan harapan para pemberontak. Para penduduk Capitol cukup bodoh untuk menelan semua omong-kosong tentang cinta diantara Katniss-Peeta. Tapi baik Presiden Snow dan para pemberontak sama-sama mengerti bahwa saat buah berry itu diambil, itu adalah semua titik balik, artinya adalah pemberontakkan terhadap Capitol, dan api pun tersulut lagi. 

"Kelaparan? Bekerja seperti budak? Mengirimkan anak-anak mereka ke hari pemungutan? Kau tidak menyakiti siapa pun--kau memberi mereka kesempatan. Mereka hanya perlu cukup berani untuk mengambilnya." - hlm 115.

Selama Tur Kemenangan, Katniss dapat melihat bahwa banyak distrik yang sudah dengan sembunyi-sembunyi memulai pemberontakkan. Walaupun begitu, Katniss tetap melakukan apa yang disuruh Presiden Snow, memainkan peran dia menjadi gadis yang sedang jatuh cinta, bukannya pemimpin revolusi negara. Dengan segala ciuman, pelukan, hingga ia bertunangan secara bohong-bohongan di depan televisi, semua tidak cukup untuk menghalau para pemberontak. 

Malah, para pemberontak makin giat-giatnya memberontak, dan puncaknya adalah justru ketika ia dilamar. Katniss panik sekali ketika mengetahui bahwa usahanya gagal. Entah apa yang akan terjadi setelahnya. Entah bagaimana nasib ibunya, Prim, Gale, semua orang di distriknya, semua orang yang sudah membantunya melewati masa-masa suram ketika ayahnya meninggal. Ia tidak sanggup membayangkan. 

Presiden Snow

Ia berniat untuk pergi--kabur, ke hutan, bertahan hidup disana. Dengan Gale, Peeta, Haymitch, keluarganya, keluarga-keluarga mereka, untuk kabur dari cengkraman Capitol. Bahkan, setelah bertemu dengan dua orang pemberontak dari distrik 8, dia mengetahui bahwa adanya dugaan distrik 13 berhasil selamat dari penghancuran distrik tersebut. 

Selain itu, dia tetap harus menjalankan sandiwaranya dengan menikahi Peeta. Dia berfoto-foto dengan gaun pengantinnya, dan lain sebagainya. Semua itu membuat emosinya tercampur aduk. Puncaknya adalah, ketika Presiden Snow mengumumkan games untuk tahun ini. Tahun ke-75 Hunger Games merupakan tahun Quarter Quell. Jadi setiap 25 tahun, ada Quarter Quell. Kenapa setiap 25 tahun? Karena menandai perayaan kekalahan distrik-distrik dengan pesta besar-besaran, dan supaya lebih seru mereka menambahhkan siksaan bagi peserta. Nah itu dia. Quell selalu lebih waw dibanding games tahunan. 

Di Quarter Quell pertama, itu setiap distrik mengirimkan satu cowok dan satu cewek untuk memasukkan mereka ke dalam games. Bagaimana rasanya dikirimkan oleh tetanggamu sendiri? 

"Pada perayaan kedua puluh lima tahun, sebagai pengingat bagi para pemberontak yang membuat anak-anak mereka mati karena memilih untuk memicu kekerasan, setiap distrik harus mengadakan pemilihan dan memberi suara pada nama-nama peserta yang akan mewakili distrik masing-masing." - Presiden Snow, hlm 190. 
Eh, yang memicu kekerasan itu ngebunuh-bunuhin anak-anak yang tidak bersalah, tauk! *kesel* 

Untuk Quarter Quell kedua, Capitol melipatgandakan jumlah peserta. Menjadi dua kalinya. Jadi setiap distrik mengirimkan 2 cowok dan 2 cewek. Tapi hebatnya, Haymitch, mentor mereka, adalah pemenang di Quarter Quell tersebut. 

"Pada perayaann kelima puluh tahun, sebagai pengingat bahwa dua pemberontak mati demi satu penduduk Capitol, masing-masing distrik diminta untuk mengirim peserta dua kali lebih banyak." - Presiden Snow, hlm 190. 
Edan, ngadepin 47 peserta! 

Sekarang, adalah Quarter Quell ketiga, dan ternyata isinya adalah.. 

"Pada perayaan yang ketujuh puluh lima, sebagai pengingat bagi para pemberontak bahwa bahkan yang terkuat pun takkan bisa mengalahkan kekuatan Capitol, para peserta lelaki dan perempuan akan dipilih dari nama-nama pemenang yang masih hidup." - Presiden Snow, hlm 191. 
Karena hanya ada 1 pemenang perempuan dari distrik 12, Katniss kembali ke arena.
Sanggupkah ia untuk bertahan hidup--kali ini untuk kedua kalinya?



Catching Fire, api pemberontakkan tersulut, dan begitu api menyala, susah untuk meredamkannya. Bahkan ketika suatu bangunan yang kuat sekalipun, bisa dilahap api hingga hangus. Yang terkuat pun bisa terkalahkan. >:)

"Katniss Everdeen gadis yang terbakar, kau sudah mencetuskan api, yang dibiarkan tanpa pengawasan, percikan api itu bisa jadi kebakaran hebat yang menghancurkan Panem." - hlm 31. 


Monday, December 23, 2013

The Hunger Games - Suzanne Collins



Judul : The Hunger Games 
Seri : The Hunger Games #1 
Penulis : Suzanne Collins 
Penerjemah : Hetih Rusli
Penerbitan : Gramedia Pustaka Utama, Oktober 2009
Tebal : 408 hlm
ISBN : 9789792250756
Harga : Rp 58.000 (241013)

171213 until 201213


Dua puluh empat peserta. 
Hanya satu pemenang yang selamat.

Amerika Utara musnah sudah. Kini di bekasnya berdiri negara Panem, dengan Capitol sebagai pusat kota yang dikelilingi dua belas distrik. Katniss, gadis 16 tahun, tinggal bersama adik perempuan dan ibunya di wilayah termiskin di Distrik 12. 

Karena pemberontakan di masa lalu terhadap Capitol, setiap tahun masing-masing distrik harus mengirim seorang anak perempuan dan anak lelaki untuk bertarung dan ditayangkan secara langsung di acara televisi The Hunger Games. Hanya ada satu pemenang setiap tahun. Tujuannya adalah: membunuh atau dibunuh.

Ketika adik perempuannya terpilih mengikuti The Hunger Games, Katniss mengajukan diri untuk menggantikannya. Dan dimulailah pertarungan yang takkan pernah dilupakan Capitol.


Rilis tahun 2009! Baru baca taun 2013-_- telat banget yah aww. Tapi yaa biarin ajalah wekekekw. Sebenernya sih, beli buku ini uda Oktober 2013 kemaren, tapiiii berhubung banyaknya tugas dan buku yang belom dibaca, jadi dehh. So here we goes

Kisah The Hunger Games ini menceritakan tentang seorang gadis 16 tahun bernama Katniss Everdeen. Dia tinggal bersama ibu dan adiknya. Katniss merupakan tulang punggung bagi keluarga miskinnya itu, setelah ayahnya meninggal karena kecelakaan tambang. Karena ia sudah bisa berburu, apalagi berjalan-jalan di hutan, membawa binatang tangkapannya, ia mulai mahir untuk menukar binatang tersebut dengan segala kebutuhan keluarganya. Misalnya tupai ditukar dengan roti, dll. 

Katniss memanah untuk mendapatkan daging.

Katniss tinggal di wilayah termiskin di Distrik 12, distrik yang mempunyai banyak barang tambang, sehingga mata pencahariannya kebanyakan adalah penambangan batu bara. Ia tinggal di negara Panem, dengan ibukota Capitol yang dikelilingi 12 distrik. Dulunya, terdapat 13 distrik, tetapi karena terjadi pemberontakkan besar-besaran terhadap Capitol, Distrik 13 dihancurkan. Capitol memenangkan pertarungan itu, dan bersikap sangat keras terhadap distrik-distrik lainnya. 

Di Distrik 12, tampak tua merupakan prestasi karena begitu banyak orang mati muda di sana. Mereka yang bertubuh gemuk juga membuat iri banyak orang karena mereka tidak perlu mengais-ngais makanan seperti yang harus dilakukan oleh banyak orang. Tapi di sini berbeda. Keriput tidak diinginkan. Perut buncit bukanlah tanda kesuksesan. - hlm 140.

Setiap tahun, selalu diadakan acara televisi yang bernama The Hunger Games. Tujuan acara ini adalah untuk mengingatkan kepada semua distrik bahwa 'Capitol berkuasa, jangan macam-macam jika tak ingin mati seperti saat Pemberontakkan'. Jadi, semua distrik sekarang berada kekejaman Capitol. Salah satu kekejamannya adalah mereka diwajibkan oleh Capitol untuk mengirimkan setiap distrik 1 cowok dan 1 cewek untuk ditandingkan dengan distrik lain. Karena terdapat 12 distrik jadi terdapat 24 peserta. 

Rentang umur yang boleh bertanding adalah umur 12 hingga 18 tahun, semakin bertambah umurmu, nama yang dimasukkan ke pengocok itu tambah banyak. Jadi kalo umurmu 12, masukkin 1 nama. Kalo 13, masukkin 2 nama, dan seterusnya. Tapi nasib lain jika kau berada dalam kemiskinan seperti Katniss. Setiap tahun, jika mau mendapatkan tessera yang dapat ditukarkan dengan gandum, kau perlu memasukkan 1 nama. Jadi saat umur 12, Katniss memasukkan 4 namanya ke pengocok itulah (kek arisan gitu). Satu, karna diharuskan. 3-nya lagi untuk 3 tessera untuk ibu, Prim (adiknya), dan dirinya sendiri. 

Tahun ini, ke-74 The Hunger Games dimulai. Seperti biasa, mereka diwajibkan berkumpul di alun-alun untuk mendengarkan siapa yang mewakilkan distrik mereka. Hari Pemungutan, begitulah biasanya disebut. Setelah hari ini berakhir, para keluarga yang anaknya tidak menjadi peserta, bersenang-senang. Sebaliknya, para keluarga yang anaknya menjadi peserta, menutup tirai mereka dan berharap yang terbaik, walaupun itu mustahil. Begitu pula saat The Hunger Games dimulai, mereka wajib menonton keseluruhan prosesnya di TV rumah atau di alun-alun. WAJIB. Acara Hunger Games berisi 24 peserta yang dilepaskan dalam sebuah tempat, bisa hutan, gurun, atau apalah, dan wajib bertahan hingga tinggal 1 peserta. Para peserta harus bertahan dari cuaca, alam yang mengerikan, dehidrasi, kelaparan, dan yang paling parah.. dari para peserta lain yang berniat membunuh-bunuhi orang. 

Hari Pemungutan.

Kali ini, adiknya, Prim berusia 12 tahun, dan hanya memasukkan 1 nama ke dalam pengocok itu. Katniss memperkirakan kemungkinan adiknya dipilih itu kecil sekali dibanding namanya, karena ia memasukan 20 nama. Tapi ternyata nama yang keluar malah... Primrose Everdeen. 

Dengan kepanikan luar biasa, Katniss segera mengajukan diri sebagai pengganti adiknya. Di Distrik 12, relawan untuk menggantikan seseorang itu jarang sekali, bahkan walaupun peserta itu merupakan keluarganya, tetap saja tidak ada yang rela. Hanya kasih Katniss kepada Prim yang begitu besarnya :)
Bagi kebanyakan orang rasa bakti terhadap keluarga ada batasnya pada hari Pemungutan. Apa yang kulakukan adalah perbuatan radikal. - hlm 34. 

Katniss mengajukan dirinya. 

Peserta satu lagi, sang cowok, yaitu Peeta Mellark, a.k.a cowok yang udah ngebantu dia pasca ayahnya meninggal. Dengan begitu, lengkaplah 2 peserta untuk bertarung dengan 22 peserta lainnya. Hanya saja, Capitol tidak mengetahui bahwa besarnya cinta kasih Katniss untuk Prim, sehingga dia melakukan apa saja untuk tetap hidup, dan kembali lagi hidup normal dengan adiknya itu. Karna itulah, Katniss berjuang sekuat tenaga--dengan dorongan untuk hidup lebih besar dari yang lainnya--untuk menang, untuk kembali ke rumah dengan sehat. 

Peeta Mellark. 


Capitol tidak akan pernah melupakan petualangan The Hunger Games ke-74 kali ini. Karena dibalik kekejaman Capitol, masih banyak orang yang berani untuk melakukan aksi menentangnya. Hanya di The Hunger Games kita bisa memahami bahwa cinta dapat mengalahkan kejahatan, kekejaman, seberapa kuat lawannya.  

Jadi, siapa pemenang The Hunger Games ke-74?

LinkWithin